Trump Picu Perang Iran, Perusahaan Minyak Dunia Untung Besar, Laba Naik Lebih dari 100 Persen

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

WASHINGTON -- Politikus senior AS Bernie Sanders mengkritik perusahaan-perusahaan minyak karena meraup keuntungan dari perang AS-Israel melawan Iran. Sebaliknya perang justru merugikan keluarga-keluarga dari kelas pekerja.

“Sementara harga bensin naik 39% sejak Trump memulai perang ilegalnya melawan Iran, laba Exxon melonjak 130%, Chevron naik 185%, dan laba Shell hampir dua kali lipat,” ujar senator tersebut dalam sebuah unggahan di X.

Baca Juga
  • Media Ibrani: Israel Kian Dekat dengan Perang Baru Melawan Iran, Keputusan di Tangan Trump
  • Ancaman Perang Baru, Mojtaba Perintahkan Iran Balas Serangan Tanpa Batas Geografis
  • Perintah Mojtaba Khamenei di Hadapan Pemimpin Militer Iran: Pastikan Aset AS dalam Jangkauan

“Keluarga-keluarga pekerja harus berjuang keras, sementara perusahaan-perusahaan minyak raksasa justru mengeksploitasi mereka,” katanya.

Ia menambahkan Trump justru seperti tidak ambil pusing dengan kondisi tersebut. “Tanggapan Trump: ‘Saya tidak peduli’.”

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Perang Iran 2026 berawal pada 28 Februari 2026, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara gabungan berskala besar terhadap target-target militer dan nuklir di seluruh wilayah Iran.

Serangan awal menewaskan pemimpin besar Iran Ayatollah Ali Khamenei. Sejumlah petinggi militer Iran juga terbunuh dalam serangan tersebut.

Meski pemimpinnya gugur, Iran tak tinggal diam. Alih-alih menyerah, Teheran melancarkan beragam serangan ke aset AS di Timur Tengah, termasuk pangkalan Amerika di negara-negara tetangga.

Iran juga menutup Selat Hormuz yang menyebabkan harga minyak semakin meroket di atas 100 dolar AS per barel. Kondisi itu diperburuk dan memanasnya situasi di Yaman.

Penutupan Bab al-Mandeb oleh Houthi membuat kapal-kapal tanker Saudi sulit keluar sehingga ikut berimbas ke pasokan minyak dunia.

Kenaikan harga minyak berdampak ke seluruh dunia, termasuk ke dalam negeri AS sendiri. Meroketnya harga bensi menjadi salah satu isu di dalam pemilu sela AS.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Ancaman Iran

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bakal Bersaksi di Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Persiapan Jokowi?
• 1 jam lalu
0
thumb
Polije Teguhkan Komitmen Tangguh, Berdampak, dan Berkelanjutan
• 8 jam lalu
0
thumb
KBRI Yangon catat hari pertama Indonesia Expo 2026 hasilkan empat MoU
• 17 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming Barcelona vs Alaves di LaLiga, Main Jam 03.00 WIB
• 19 jam lalu
0
thumb
Piala Asia 2027 Menunggu Kepastian, Timnas Jepang Santai soal Rencana Pergantian Pelatih
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.