ANTARA - Peneliti dari enam negara membahas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung masa depan keberlanjutan lingkungan, kesehatan, dan teknologi yang berlangsung di Konferensi Internasional Teknologi dan Sains ke-2 (ICOTENS) 2026. Kegiatan yang digelar FMIPA Universitas Pakuan, Kota Bogor pada Sabtu (31/10) itu dihadari secara hybrid oleh para peneliti dan akademisi dari Indonesia, Jepang, Amerika Serikat, Turki, Malaysia, dan Filipina.
(Fadzar Ilham Pangestu/Soni Namura/Nabila Anisya Charisty)






Komentar (0)