Aston Villa berencana menempuh jalur hukum terhadap Jamie Carragher mantan pemain Liverpool sekaligus pundit. Langkah tersebut diambil setelah Carragher diduga melontarkan pernyataan bernada kasar kepada klub dan para pendukungnya dalam sebuah diskusi sepak bola.
Perseteruan bermula ketika Carragher meminta suporter Aston Villa untuk diam setelah mendapat kritik atas komentarnya mengenai masa depan Unai Emery.
Ia menilai pelatih asal Spanyol tersebut perlu mempertimbangkan peluang menangani Manchester United.
Aston Villa merespons pernyataan tersebut melalui unggahan di media sosial X pada Jumat (30/10/2026) malam. Pernyataan itu ditandatangani langsung oleh Nassef Sawiris selaku Chairman Aston Villa.
“Aston Villa akan memulai langkah hukum terhadap Jamie Carragher atas penghinaan yang tidak dapat diterima terhadap klub dan para penggemarnya,” demikian pernyataan resmi klub.
Dalam pernyataan yang sama, Sawiris menegaskan bahwa Aston Villa tidak akan membiarkan siapa pun menghambat perkembangan klub di kompetisi sepak bola Inggris maupun Eropa.
Dilansir dari The Guardian, kontroversi tersebut bermula dalam podcast “Stick to Football” ketika Carragher membahas kemungkinan Unai Emery menggantikan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United di Old Trafford.
Mantan bek Liverpool berusia 48 tahun itu menilai terdapat hierarki atau tingkatan dalam sepak bola yang membuat klub-klub tertentu memiliki daya tarik lebih besar dibandingkan klub lainnya.
Carragher kemudian membandingkan posisi Manchester United dan Liverpool dengan Aston Villa.
Ia mencontohkan Real Madrid yang dinilainya memiliki kemampuan merekrut pemain terbaik Manchester United, termasuk Cristiano Ronaldo.
“Saya tidak bermaksud membuat penggemar Villa kesal, tetapi ada tingkatan dalam sepak bola, suka atau tidak suka. Real Madrid akan mengambil pemain terbaik Manchester United, mereka akan mengambil Cristiano Ronaldo. Hanya ada sedikit klub yang berada di atas United, begitu juga dengan Liverpool,” ujar Carragher.
Ia kemudian mengatakan bahwa klub-klub yang berada di bawah Aston Villa juga berpeluang merekrut pemain maupun pelatih klub tersebut.
“Namun, ada klub-klub yang berada di bawah Aston Villa dan mereka akan mengambil pelatih atau pemain mereka. Jadi, diamlah, penggemar Villa. Aston Villa tidak akan pernah menjadi Manchester United,” kata Carragher. (saf/faz)





Komentar (0)