Datangi Rumah Prabowo, Khozinudin Bawa Surat Desakan Gibran Mundur, Begini Nasibnya

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Surat berisi desakan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya akhirnya sampai ke lingkungan kediaman Presiden Prabowo Subianto.

Namun, surat yang dibawa Koordinator Aliansi Rakyat Menggugat, Ahmad Khozinudin, itu tidak diterima langsung oleh Prabowo, melainkan hanya diserahkan kepada petugas jaga.

Baca Juga :
Prabowo Sebut Pendidikan Butuh Investasi yang Besar, Akui Korupsi Sesungguhnya Awal Kehancuran Bangsa
Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran Berbuntut Panjang, PKS Desak DPR Turun Tangan

Momen tersebut terjadi saat Khozinudin bersama rombongan mendatangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/26).

Di depan rumah Presiden, Khozinudin sempat menggelar konferensi pers sembari menunggu petugas berkoordinasi mengenai mekanisme penyerahan surat. Sejumlah anggota Paspampres tampak berjaga di lokasi.

Saat akhirnya bertemu petugas, Khozinudin menyampaikan pesan agar surat tersebut diterima dan bisa sampai kepada Prabowo. Dia menyebut langkah itu sebagai upaya membantu Presiden menjalankan kewenangannya.

"Ini kami cuma mau menyerahkan surat, membantu pemerintah, membantu melaksanakan kewenangan presiden, membantu presiden menjalankan sumpah sebagai presiden untuk menjalankan konstitusi dan tidak berkhianat pada rakyat," ujar Khozinudin.

Khozinudin kemudian meminta petugas tetap menerima surat tersebut meskipun tidak memiliki kewenangan untuk menindaklanjutinya.

"Diterima saja," katanya.

Petugas berpakaian merah muda itu akhirnya menerima dan memegang surat tersebut. Setelah penyerahan berlangsung, Khozinudin bersama rombongan langsung meninggalkan lokasi.

"Kita sudah serahkan, yang penting," ujarnya.

Meski tidak bertemu langsung dengan Prabowo, Khozinudin mengaku tidak mempermasalahkan mekanisme penyerahan tersebut. Dia menyerahkan proses selanjutnya kepada petugas yang menerima surat dan meyakini aspirasi mereka tetap akan sampai kepada Presiden.

"Kami serahkan kepada penjaga yang ada di lingkungan rumah Presiden Prabowo Subianto. Soal kewenangan lebih lanjut kami serahkan kepada beliau yang menjaga. Namun, yang paling penting, karena kami juga sudah menyampaikan dalam bentuk video, kami meyakini ini akan sampai kepada Pak Prabowo, juga kepada seluruh rakyat," kata Khozinudin.

Dia juga meluruskan bahwa tidak terjadi penolakan dari petugas. Menurutnya, komunikasi yang berlangsung hanya berkaitan dengan prosedur penyerahan dan kewenangan pihak yang akan menindaklanjuti surat tersebut.

"Enggak penolakan, ya. Hanya koordinasi tentang apakah pimpinannya akan menindaklanjuti melalui prosedur seperti apa. Nah, terakhir karena mereka merasa tidak punya wewenang, ya kami serahkan kewenangan itu kepada siapa," tutur dia.

Baca Juga :
Suket Ijazah SMA Gibran Dinyatakan Tak Sah, Partai Politik di DPR Mulai Bereaksi
Buntut Suket Ijazah Gibran Dibatalkan MA, Denny Indrayana: Hanya Ada Satu Pilihan!
Respons Menohok Mahfud MD soal Suket Gibran Dibatalkan MA, Minta Diproses Pidana: KPU dan Dikdasmen Harus Diperiksa

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini
• 21 jam lalu
0
thumb
Pinjol Ilegal Ancam Ekonomi Keluarga, Kabupaten Bogor Tertinggi di Jawa Barat
• 20 jam lalu
0
thumb
Kim Jong Un Pamer Kekuatan "Drone" dan Senjata Korea Utara dalam Demonstrasi Militer | KOMPAS SIANG
• 6 jam lalu
0
thumb
Radja Nainggolan Dituding Lakukan Pencucian Uang Rp2,13 Miliar, Terancam 2 Tahun Penjara
• 1 jam lalu
0
thumb
Dugaan Korupsi BUMD Banten Rp6,82 Miliar, Kejati Tetapkan Tiga Tersangka
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.