Anak Usaha BIKE Kantongi Proyek PLTMG Senilai Rp3,8 Triliun

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Anak usaha BIKE mengantongi kontrak pekerjaan Engineering, Procurement and Construction (EPC) pembangkit listrik tenaga mesin gas dari PLN.

Anak Usaha BIKE Kantongi Proyek PLTMG Senilai Rp3,8 Triliun (Foto: dok BIKE)

IDXChannel - PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) mengantongi kontrak pekerjaan Engineering, Procurement and Construction (EPC) pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) berkapasitas 2x100 megawatt (MW) dari PLN Indonesia Power. 

Kontrak itu diperoleh dari anak usahanya, PT Karya Bersinar Indonesia (KBI) dengan nilai Rp3,8 triliun.

Baca Juga:
Anak Usaha BIKE Garap Kawasan Pasar Minggu, Pembayaran Akuisisi Tersendat

Direktur I BIKE Muhamad Kuswandi mengatakan, pembangunan pembangkit baru tersebut akan menambah kapasitas pasokan listrik, meningkatkan fleksibilitas, serta memperkuat keandalan sistem kelistrikan.

"Tambahan energi listrik yang andal juga menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing Bali sebagai destinasi pariwisata internasional sekaligus mendorong pertumbuhan investasi dan perekonomian daerah," kata Kuswandi dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (31/10/2026).

Baca Juga:
BIKE Kembali Akuisisi Perusahaan Batu Bara di Kaltim, Cadangan 86 Juta Ton

Kuswandi menyebut, proyek ini berpotensi memberikan tambahan pendapatan usaha bagi perseroan serta dapat memperkuat rekam jejak dan kapabilitas grup dalam mengerjakan proyek ketenagalistrikan berskala besar.

"Keberhasilan pelaksanaan proyek diharapkan semakin memperkuat kepercayaan mitra bisnis, membuka peluang kontrak
berikutnya, serta memberikan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham," tuturnya.

Baca Juga:
BIKE Resmi Akuisisi Perusahaan Tambang Batu Bara di Berau

Sementara itu, anak usaha lainnya PT Ratu Karya (RK) meraih kontrak pengembangan kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan dengan investasi sekitar Rp1 triliun.

RK akan menyediakan Kios dan Rumah Susun untuk lebih dari 3000 Pedagang Pasar Tradisional yang telah terdaftar di Pasar Jaya. Disamping itu, RK memiliki rencana jangka panjang mewujudkan kawasan Pasar Minggu dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) mulai dari kios dan los bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), rumah susun, rumah sakit, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga food court.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gugatan Gibran Dicabut, Tim Hukum Sebut Denny Tak Hormati Marwah Pengadilan
• 20 jam lalu
0
thumb
Jalan Dekat TPA Cipayung Longsor, Akses Warga Sawangan Terputus
• 4 jam lalu
0
thumb
Keseruan YE Live in Jakarta berlanjut dalam pertemuan komunitas musik
• 8 jam lalu
0
thumb
Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Kemenhaj: Jemaah di Arab Saudi 38–40 Hari
• 9 jam lalu
0
thumb
Jejak Baru di Pesisir Bilelando
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.