Pendiri RM Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kabar duka datang dari dunia kuliner Tanah Air. Hj. Suharti, sosok di balik berdirinya rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti, meninggal dunia.

Kabar kepergian Hj. Suharti disampaikan melalui akun Instagram resmi Ayam Goreng Suharti. Dalam pengumuman tersebut, pihak keluarga menyampaikan kabar duka sekaligus memohon doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un," demikian bunyi pembuka pengumuman tersebut.

Keluarga memohon keikhlasan masyarakat untuk mendoakan agar Allah SWT mengampuni segala dosa almarhumah, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di surga-Nya.

Keluarga juga memohon dibukakan pintu maaf atas segala kesalahan almarhumah semasa hidup.

"Selamat jalan, Ibunda dan Eyang tersayang. Kasih sayang dan kenangan bersama akan selalu hidup dalam hati kami," tulis pihak keluarga dalam pengumuman tersebut.

Perjalanan Hj. Suharti Merintis Bisnis Kuliner

Kepergian Hj. Suharti menjadi kehilangan bagi keluarga sekaligus mengingatkan publik pada perjalanan panjangnya membangun salah satu bisnis kuliner legendaris di Indonesia.

Perjalanan Suharti di dunia kuliner sudah dimulai sejak 1956. Saat itu, ia mulai menjajakan ayam goreng buatannya dengan berkeliling menggunakan sepeda tua, membawa bakul berisi dagangan dari Yogyakarta hingga Surakarta.

Suharti sendiri merupakan cucu dari Mbok Berek, sosok yang dikenal sebagai pelopor usaha ayam goreng di Yogyakarta. Ia sempat mempelajari racikan bumbu ayam goreng khas keluarganya sebelum akhirnya mengembangkan usaha sendiri.

Setelah menikah dengan Sachlan Pratohardjo pada 1961, usaha tersebut semakin berkembang. Keduanya kemudian mulai membangun rumah makan di kawasan Maguwoharjo, Yogyakarta.

Rumah makan tersebut menjadi cikal bakal bisnis Ayam Goreng Suharti yang kemudian dikenal luas oleh masyarakat. Berdasarkan informasi di situs resminya, Ayam Goreng Suharti telah hadir sejak 1972 dengan mengandalkan resep turun-temurun dan racikan bumbu tradisional.

Seiring berjalannya waktu, Ayam Goreng Suharti berkembang menjadi salah satu merek rumah makan ayam goreng yang dikenal lintas generasi. Menu ayam goreng kremes dengan cita rasa khas Nusantara menjadi salah satu hidangan andalannya.

Perjalanan panjang Hj. Suharti dalam membangun bisnis tersebut meninggalkan jejak tersendiri di industri kuliner Indonesia. Namanya pun melekat dengan salah satu merek ayam goreng legendaris yang masih dikenal hingga saat ini.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BeauPicks: Rangkaian Full Makeup Viva Cosmetics di Bawah Rp150 Ribu, Wajib Coba!
• 16 jam lalu
0
thumb
Kronologi 3 Pemuda Tewas Usai Pesta Miras di Cirebon, Tenggak Alkohol Kadar Tinggi yang Dicampur Minuman Berenergi
• 7 jam lalu
0
thumb
Rupiah Masih Berkutat di Rp 18.100-an, Ketegangan Politik Dalam Negeri Turut Beri Tekanan
• 8 jam lalu
0
thumb
Imbangi Persijap 1-1, Mitrevski selamatkan Persebaya dari kekalahan
• 11 jam lalu
0
thumb
Karhutla Papua Selatan, BNPB Soroti Titik Api di Konsesi Perkebunan Kelapa Sawit
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.