Waspada Perang Baru Pecah di Dekat RI, Pasukan Militer Sudah Siaga

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Dua kapal penjaga pantai China menyemprotkan meriam air ke kapal Filipina pada Selasa (30/4). (AFP/HANDOUT)

Jakarta, CNBC Indonesia - Militer China mengumumkan telah mengerahkan angkatan laut dan angkatan udaranya untuk melakukan patroli kesiapan tempur di sekitar Scarborough Shoal, wilayah sengketa di Laut China Selatan yang telah lama menjadi sumber ketegangan antara Beijing dan Manila.

Dalam pernyataan resmi pada Jumat (30/10), Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China menyebut patroli tersebut sebagai langkah balasan atas dugaan pelanggaran hak dan tindakan provokatif dari Filipina. Militer China juga menyatakan telah meningkatkan intensitas patroli serupa sepanjang bulan ini.

Melansir Channel News Asia, Sabtu (31/10/2026), Kedutaan Besar Filipina di Beijing maupun militer Filipina belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait kegiatan tersebut.


Ketegangan antara China dan Filipina kembali meningkat setelah pertemuan menteri pertahanan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang berlangsung selama dua hari berakhir pada Kamis.

Pilihan Redaksi
  • Dari Sorot Mercusuar ke Layar HP, Bustami Genggam Dunia di Ujung RI
  • Cuma Dua Negara di Dunia yang Larang Perceraian, Bukan Arab Saudi

Beijing menuduh seorang politikus Filipina yang tidak disebutkan namanya telah menghalangi partisipasi China dalam pertemuan tersebut. Namun, Manila menegaskan bahwa China sebenarnya telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangannya dalam forum itu.

China selama ini mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh wilayah Laut China Selatan melalui peta yang dikenal sebagai "sembilan garis putus-putus" (nine-dash line). Klaim tersebut mencakup sebagian wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaysia, Vietnam, Filipina, Brunei Darussalam, dan Indonesia.

Pada 2016, Mahkamah Arbitrase Internasional memutuskan bahwa klaim luas China atas Laut China Selatan tidak memiliki dasar hukum berdasarkan Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS). Namun, Beijing menolak putusan tersebut.

Dalam pernyataannya, militer China menegaskan bahwa patroli tersebut bertujuan memperkuat pengawasan dan pengelolaan wilayah perairan serta ruang udara di sekitar Scarborough Shoal.

"Patroli semacam itu ditujukan untuk semakin memperkuat kendali dan pengelolaan atas perairan serta wilayah udara terkait, sekaligus menjadi langkah penanggulangan yang efektif terhadap segala bentuk pelanggaran hak dan tindakan provokatif," demikian pernyataan resmi militer China.

Secara terpisah, Penjaga Pantai China (China Coast Guard) juga menggelar patroli penegakan hukum di perairan sekitar Scarborough Shoal pada Jumat.

Penjaga Pantai China menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah penanggulangan yang diperlukan untuk merespons dugaan pelanggaran hak dan tindakan provokatif dari Filipina.

Meski demikian, baik militer maupun Penjaga Pantai China tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai pelaksanaan patroli tersebut.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Kabut Asap RI Menggila, ASEAN Umumkan Status Siaga Tertinggi

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Emiten Terafiliasi Keponakan Prabowo Catat Penurunan Laba, VICI Raup Rp87,72 Miliar
• 18 jam lalu
0
thumb
5 Kalimat yang Sering Diucap Pria dengan Ego Rapuh
• 16 jam lalu
0
thumb
Sering Dikira Capek Menatap Layar, Gejala Mata Ini Ternyata Tanda Penyakit Katarak
• 3 jam lalu
0
thumb
AirBorneo Resmi Buka Penjualan Tiket Penerbangan Langsung Kuching-Jakarta, Permudah Mobilitas dan Konektivitas
• 3 jam lalu
0
thumb
BPOM sederhanakan regulasi obat non-resep buat perkuat perawatan diri
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.