Sejarah Halloween 31 Oktober, Berawal dari Tradisi Kuno hingga Jadi Perayaan Populer

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Halloween diperingati setiap 31 Oktober dan dikenal sebagai perayaan yang identik dengan kostum menyeramkan, labu berukir wajah, dekorasi hantu, hingga tradisi berburu permen atau trick-or-treating.

Perayaan ini populer di Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya. 

Namun, di balik kemeriahannya, Halloween memiliki sejarah panjang yang berakar pada tradisi masyarakat Celtic di Eropa ribuan tahun lalu.

Seiring berjalannya waktu, Halloween mengalami berbagai perubahan. 

Perayaan yang awalnya berkaitan dengan pergantian musim dan kepercayaan tentang roh orang meninggal itu berkembang menjadi bagian dari budaya populer yang dinikmati anak-anak hingga orang dewasa.

Bahkan, perayaan Halloween saat ini banyak dimeriahkan melalui media sosial dari berbagai negara.

Lantas, bagaimana sejarah Halloween 31 Oktober dan tradisi apa saja yang masih dilakukan hingga sekarang?

Sejarah Halloween Berawal dari Festival Samhain

Untuk memahami asal-usul Halloween, kita perlu menelusuri festival kuno bernama Samhain yang dirayakan masyarakat Celtic di wilayah yang kini mencakup Irlandia dan sebagian Inggris Raya.

Mengutip HISTORY, Samhain merupakan perayaan yang menandai berakhirnya musim panen sekaligus dimulainya musim dingin. 

Bagi masyarakat Celtic, pergantian musim tersebut merupakan masa penting karena hari-hari yang lebih gelap dan cuaca dingin berkaitan erat dengan tantangan dalam kehidupan mereka.

Festival Samhain berlangsung pada malam menjelang 1 November. Dalam kepercayaan masyarakat saat itu, batas antara dunia orang hidup dan dunia roh dipercaya menjadi lebih tipis sehingga roh orang yang telah meninggal dapat kembali ke bumi.

Untuk menandai perayaan tersebut, masyarakat menyalakan api unggun besar dan berkumpul dalam upacara bersama. 

Sejumlah tradisi juga berkaitan dengan penggunaan kostum atau penyamaran, meskipun bentuk dan pelaksanaannya berbeda-beda sepanjang sejarah.

Kepercayaan mengenai roh dan dunia gaib inilah yang kemudian turut membentuk citra Halloween sebagai perayaan yang identik dengan hantu, makhluk misterius, dan suasana menyeramkan.

Namun, Halloween modern tidak sepenuhnya sama dengan Samhain. 

Perayaan yang dikenal saat ini terbentuk melalui proses panjang yang melibatkan berbagai tradisi Eropa dan perkembangan budaya di Amerika Utara.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Output industri Jepang naik 2,2 persen pada September 2026
• 10 jam lalu
0
thumb
KPK Usut Dugaan Permainan Pita Cukai Rokok di Kasus Djarum
• 1 jam lalu
0
thumb
Bidan Jamilatus Sadiyah Jelaskan Kaitan Emosi dan Kelancaran ASI di Balik Rutinitas Pumping Ibu
• 10 jam lalu
0
thumb
Cukai tembakau di antara penerimaan negara dan pemenuhan rasa adil
• 11 jam lalu
0
thumb
4 Alasan Harus Nonton Drama Korea Dead-End Job, Kisah Pekerjaan Bergaji Fantastis yang Berujung Teror
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.