Cegah Karhutla, Pemerintah Pusat Perlu Sinergitas Daerah

okezone.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama melalui koordinasi lintas sektor serta penerapan kebijakan hingga ke tingkat desa. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian pun menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk melarang aktivitas pembakaran lahan selama kondisi darurat karhutla.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru di tengah musim kemarau. Tito juga meminta pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, serta tokoh masyarakat. Kerja sama itu diperlukan untuk meningkatkan pengawasan sekaligus memberikan pemahaman kepada warga mengenai larangan membakar lahan.

Baca Juga :
BNPB: Karhutla Hari Ini Tersisa di 5 Provinsi, Luas Lahan Terbakar 1.410 Hektare

“Pemda ini koneksinya dengan DPRD yang mengusulkan dan yang didorong Mendagri. Seharusnya mereka duduk bersama mengenai rumusan bersama,” kata Trubus dalam keterangannya, dikutip Jumat (30/10/2026).

Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai instansi diperlukan agar kebijakan pencegahan kebakaran dapat berjalan optimal. Pemerintah daerah juga perlu menggerakkan organisasi perangkat daerah yang memiliki kewenangan terkait, seperti dinas perkebunan dan kehutanan.

Di samping itu, penyampaian informasi kepada masyarakat harus dilakukan secara berkesinambungan. Sosialisasi perlu menjangkau wilayah kecamatan hingga desa sehingga warga memahami sekaligus menjalankan kebijakan pencegahan karhutla. Langkah tersebut juga perlu berjalan beriringan dengan penanganan kebakaran yang sudah terjadi.

Baca Juga :
Hotspot Karhutla Naik Jadi 154 Titik, Kemenhut Perkuat Operasi Pemadaman di Kalteng

Dengan sinergitas pusat dan daerah, pengendalian karhutla diharapkan semakin kuat, khususnya dalam mencegah terjadinya pembakaran lahan baru selama masa darurat, pasalnya keselarasan aturan di tingkat daerah juga menjadi faktor penting dalam mendukung implementasi kebijakan.

(Arief Setyadi )


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Laba TBS Energi Utama (TOBA) Tumbuh 105 Persen hingga September 2026
• 14 jam lalu
0
thumb
PLN Perkuat Standar Keselamatan Proyek Ketenagalistrikan, Dorong Produktivitas Infrastruktur Energi
• 1 jam lalu
0
thumb
Babak Baru Kasus Kerry Riza, MA Revisi Uang Pengganti
• 16 jam lalu
0
thumb
Kabid Humas Polda Sulsel Tegaskan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Masih Ditahan
• 19 jam lalu
0
thumb
Sedia Payung, BMKG Sebut Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.