Laba Produsen Indomie (ICBP) Turun 14 Persen Jadi Rp6,1 Triliun hingga Kuartal III

idxchannel.com
15 jam lalu
Cover Berita

Perolehan tersebut turun sekitar 14,1 persen dibandingkan Rp7,1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba Produsen Indomie (ICBP) Turun 14 Persen Jadi Rp6,1 Triliun hingga Kuartal III (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp6,1 triliun hingga kuartal III-2026. 

Perolehan tersebut turun sekitar 14,1 persen dibandingkan Rp7,1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga:
Laba ICBP Turun 33 Persen pada Semester I-2026 Akibat Kurs, Arus Kas Makin Kuat

Penurunan laba bersih terjadi di tengah pertumbuhan penjualan. Di mana produsen Indomie tersebut mencatatkan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp64,45 triliun, meningkat 15 persen dibandingkan Rp56,27 triliun pada sembilan bulan pertama 2025.

Direktur Utama sekaligus Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan perseroan mampu mempertahankan kinerja di tengah kondisi global yang fluktuatif dan penuh ketidakpastian.

Baca Juga:
Produsen Indomie (ICBP) Siap Buyback Rp750 Miliar hingga Akhir 2026

"Ke depannya, kami akan terus menghadirkan produk-produk yang relevan dan mudah dijangkau, sembari terus mengoptimalkan efisiensi operasional dan mengelola biaya secara disiplin," ujar Anthoni dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (30/10/2026).

Sejalan dengan itu, laba usaha ICBP juga meningkat 7 persen menjadi Rp13,67 triliun dari Rp12,74 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga:
Intip Peluang di Sektor Konsumer, Pilih MYOR, ICBP atau UNVR?

Namun, marjin laba usaha perseroan mengalami penurunan menjadi 21,2 persen dari sebelumnya 22,6 persen. Tekanan terutama berasal dari kenaikan biaya bahan baku, bahan kemasan, dan logistik.

Sementara laba inti atau core profit ICBP tumbuh 5 persen menjadi Rp8,04 triliun hingga September 2026, dibandingkan Rp7,69 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Core profit merupakan indikator kinerja yang mencerminkan hasil operasional perseroan setelah mengecualikan pos-pos nonberulang (non-recurring items) dan selisih kurs.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Intip Deretan 10 Saham yang Merugi Sepekan, VKTR Pimpin Top Losers
• 1 jam lalu
0
thumb
Wamendagri Wiyagus Dorong Keamanan Pangan MBG untuk Perlindungan Anak
• 19 jam lalu
0
thumb
Kadar Karbon Monoksida Perokok Jadi Sorotan, Hasil Penelitian 3 Bulan Terungkap!
• 14 jam lalu
0
thumb
Letda AG Jadi Tersangka Kematian Tentara, Kualifikasi Komando & Antiterornya Dicabut
• 12 jam lalu
0
thumb
Program Kosabangsa 2026: Ubah Purun Tikus dan Labu Jadi Penggerak Ekonomi Desa Tatah Layap
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.