Waka Komisi IX DPR Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan: Apa Pun Kondisinya

detik.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi IX DPR Fraksi Partai Gerindra, Putih Sari, mendorong pemerataan layanan kesehatan hingga pelosok negeri. Putih Sari mengatakan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi tanpa memandang tempat tinggal maupun kondisi ekonomi.

Putih Sari mengatakan pembangunan kesehatan tak cukup hanya dengan menghadirkan rumah sakit, puskesmas, maupun fasilitas medis lainnya. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, katanya, memprioritaskan pelayanan kesehatan berkualitas ke seluruh wilayah.

Putih Sari mengingatkan Indonesia masih menghadapi pekerjaan besar di sektor kesehatan. Mulai dari tingginya beban penyakit menular dan tidak menular, persoalan gizi dan stunting, kesehatan ibu dan anak, hingga ketimpangan akses pelayanan kesehatan serta keterbatasan tenaga medis di berbagai daerah.

"Karena memang kita sampai dengan hari ini masih menghadapi berbagai tantangan-tantangan di dunia kesehatan, mulai dari beban penyakit, apakah itu menular ataupun juga penyakit tidak menular," kata Putih Sari dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).

Baca juga: BGN Bilang Tak Antikritik, Waka Komisi IX DPR Tunggu Perbaikan MBG

Menurutnya, berbagai persoalan itu membutuhkan penanganan yang menyeluruh. Ia mengingatkan terkait langkah pencegahan, edukasi kesehatan dan deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit.

Putih Sari menegaskan bahwa pemerataan pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian serius dalam pembangunan nasional. Sebab, hingga kini masih terdapat masyarakat yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan maupun tenaga medis.

Putih Sari juga menekankan pentingnya pembangunan sektor kesehatan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Komisi IX DPR menekankan layanan kesehatan harus adil dan merata bagi masyarakat Indonesia.

"Jadi pembangunan kesehatan ini harus bisa memastikan bahwa setiap warga negara Indonesia di mana pun mereka tinggal, apa pun kondisi sosialnya, ekonominya, itu harus memiliki kesempatan yang adil untuk bisa hidup sehat," imbuhnya.

Baca juga: BGN Bilang Tak Antikritik, Waka Komisi IX DPR Tunggu Perbaikan MBG




(dwr/rfs)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Shin Tae-yong minta rumput JIS segera diperbaiki
• 11 jam lalu
0
thumb
Hebitren Desak Pemprov DKI Jakarta Segera Sahkan Perda Pesantren untuk Perkuat Pendanaan dan Pemberdayaan Ekonomi Santri
• 21 jam lalu
0
thumb
Cara Investasi Emas Mulai Rp10.000 Lewat BRImo, Begini Langkahnya
• 17 jam lalu
0
thumb
Persebaya Turunkan Reza Arya dan Alex Martins Lawan Persijap, Ini Starting XI Bajol Ijo
• 16 jam lalu
0
thumb
Bursa Kripto Indodax Setop Sementara Deposit & Penarikan, Pengguna Ngeluh Maintenance Lewat 24 Jam
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.