Kapolda Jateng Soal Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo: Berawal dari Pembakaran Warung Mi Babi

okezone.com
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA — Kapolda Jawa Tengah Irjen Roy Hardi Siahaan memberikan penjelasan terkait penggerebekan pondok pesantren (ponpes) di wilayah Mojolaban, Sukoharjo, serta Karanganyar. Operasi penindakan tersebut merupakan hasil pengembangan kasus perusakan dan pembakaran warung Mi Babi yang terjadi pada 12 September 2026 lalu.

“Fakta-fakta ini bersifat yuridis. Jadi kalau kita bicara tentang kasus pembakaran Warung Mi Babi, kita berangkat dari kasus tersebut,” ujar Roy kepada wartawan, Jumat (30/10/2026).

Roy menjelaskan, dari pengusutan kasus tersebut, petugas melakukan pengembangan hingga menggelar penggerebekan yang berujung pada temuan berbagai barang bukti mencurigakan di dalam lingkungan ponpes.

Baca Juga :
Usai Penggerebekan Narkoba, Pramono Gandeng Polda Metro Jaya Benahi Kampung Ambon

Barang bukti yang disita meliputi puluhan senjata tajam seperti celurit, parang, samurai, sangkur, pisau kecil, hingga pisau lipat. Selain itu, petugas mengamankan busur dan pegangan panah, botol spiritus, cairan asam kuat (strong acid), drone, CCTV, HT mini, teleskop ponsel, solder, kabel listrik, serta selotip.

Petugas juga menemukan gergaji, tang, kunci Inggris, cangkul kecil, dan 11 cable ties. Turut disita pula kotak amunisi berwarna hijau dengan gambar bendera tauhid, satu tas senapan, serta pelat nomor sepeda motor AD 6773 BTT.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kabar Duka, Yuliana Efrencia Kaize Wakil Papua Selatan di Miss Indonesia 2025 Meninggal Dunia
• 22 jam lalu
0
thumb
OJK Dorong Warga Maros Lebih Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga
• 22 jam lalu
0
thumb
Bursa Transfer AC Milan: Serius Kejar Wonderkid Brest, Ruben Amorim Beri Lampu Hijau untuk Rekrut Raphael Le Guen
• 19 jam lalu
0
thumb
Menag: Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama, Banyak Negara Ingin Belajar
• 23 jam lalu
0
thumb
Kemenhaj Tetapkan Jadwal Haji 2027, Kloter Pertama Berangkat 11 April
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.