KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Kardus dan Koper Berisi Dokumen Dibawa

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Kardus dan Koper Berisi Dokumen DibawaNasional | inews | Jum'at, 30 Oktober 2026 - 20:31

SEMARANG, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Bea Cukai Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/10/2026). Penyidik memeriksa sejumlah ruangan di lantai enam dan lantai satu, termasuk area pelayanan.

Penyidik KPK membawa sejumlah dokumen dan berkas dari penggeledahan tersebut. Penggeledahan berlangsung sejak pagi hingga Jumat sore. 

Pantauan di lokasi, penyidik KPK terlihat meninggalkan kantor dengan membawa kardus berisi berkas dan koper tertutup.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Semarang, Joko Sartono, membenarkan penggeledahan tersebut. Dia mengatakan penyidik membawa sejumlah dokumen dari kantor.

"Sampai saat ini kami masih menunggu proses dari KPK yang sebenarnya seperti apa," ujar Joko.

Namun, pihak Bea Cukai Semarang belum mengetahui secara detail perkara yang sedang ditangani KPK. Joko juga tidak mengetahui jumlah pegawai yang dimintai keterangan karena akses ke ruangan pemeriksaan dibatasi.

Baca Juga:Saksi Pemohon Gugatan Ijazah Gibran Ditanya Verifikasi saat 2009, Ini Jawabannya

Meski demikian, Bea Cukai Semarang menyatakan kooperatif dalam proses pemeriksaan. Pelayanan kepada masyarakat juga dipastikan tetap berjalan.

Hingga Jumat sore, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai perkara yang melatarbelakangi penggeledahan, termasuk dokumen yang disita dan pihak-pihak yang diperiksa.

#jateng

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kurikulum bukan ruang promosi program
• 16 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Bonus Atlet Bukan Sekadar Hadiah, tapi Pengakuan atas Jeri Payah
• 23 jam lalu
0
thumb
Kecelakaan Helikopter Militer Italia di Bosnia Tewaskan Empat Orang
• 11 jam lalu
0
thumb
Pilu Keluarga di Pacet, Jabar: 3 Anak Hidup dengan 3 Dewasa Diduga Gangguan Jiwa
• 10 jam lalu
0
thumb
Geger Pabrik Petrokimia Hilang Duit Rp231 M Akibat Penipuan Email
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.