Raisa Donasikan Pendapatan MV Nyawa dan Harapan, Dukung Pemulihan Habitat Satwa Liar

grid.id
10 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu hal yang ingin disuarakan penyanyi Raisa Andriana lewat karya terbarunya. Kali ini, ia mengambil langkah nyata dengan mengalihkan pendapatan dari video musik "Nyawa dan Harapan" untuk mendukung restorasi habitat.

Lewat karyanya tersebut, pelantun "Serba Salah" itu ingin ikut berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Raisa memutuskan menyumbangkan seluruh pendapatan dari video musik (MV) "Nyawa dan Harapan" untuk mendukung restorasi habitat di Indonesia.

Kabar tersebut ia bagikan melalui unggahan Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, Raisa turut memperlihatkan cuplikan MV "Nyawa dan Harapan" yang menampilkan gambaran kerusakan hutan, kebakaran, serta dampaknya terhadap kehidupan di sekitarnya.

“Di setiap kehidupan, selalu ada harapan yang layak untuk dijaga,” tulis Raisa dalam keterangan unggahan pribadinya.

Raisa menjelaskan bahwa seluruh pendapatan bersama JUNI Records dari video musik tersebut hingga 28 Oktober 2027 akan didonasikan untuk mendukung restorasi habitat. Dalam pelaksanaannya, mereka bekerja sama dengan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI).

Menariknya, "Nyawa dan Harapan" bukanlah lagu baru dalam perjalanan musik Raisa. Lagu tersebut pertama kali dirilis pada 27 April 2016 dan menjadi bagian dari album Handmade.

Setelah nyaris satu dekade, Raisa menghidupkan kembali lagu tersebut melalui video musik yang dirilis pada 28 Oktober 2026. Kehadiran MV ini membawa pesan yang lebih luas, yakni tentang hubungan antara manusia, alam, dan makhluk hidup lain yang sama-sama membutuhkan lingkungan untuk bertahan.

Dalam video musiknya, Raisa memperlihatkan gambaran kebakaran hutan dan lahan yang mengancam kelestarian lingkungan. Kobaran api yang melahap pepohonan menjadi salah satu visual yang menggambarkan besarnya dampak kerusakan hutan.

Ancaman tersebut juga diperlihatkan melalui kehidupan satwa liar, termasuk orangutan yang kehilangan habitat alaminya. Video musik itu menggambarkan bagaimana kerusakan lingkungan bukan hanya menghilangkan pepohonan, tetapi juga mengancam tempat tinggal dan sumber kehidupan berbagai satwa.

Dampaknya pun tidak berhenti pada kehidupan satwa. Kebakaran hutan dapat menghasilkan asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat, sementara kerusakan ekosistem juga berpengaruh terhadap keseimbangan lingkungan dalam jangka panjang.

 

Karena itu, restorasi habitat menjadi salah satu upaya penting untuk memulihkan lingkungan yang telah rusak. Proses ini tidak sekadar menanam kembali pepohonan, tetapi juga berupaya mengembalikan fungsi ekosistem agar satwa liar dapat kembali hidup di habitat yang sesuai dan keseimbangan alam perlahan pulih.

Melalui kerja sama dengan YIARI, pendapatan dari video musik tersebut akan digunakan untuk mendukung upaya restorasi habitat. YIARI sendiri merupakan organisasi yang bergerak di bidang konservasi satwa liar, khususnya primata, serta pelestarian habitatnya di Indonesia.

Langkah tersebut menjadi salah satu cara Raisa Andriana menghidupkan kembali pesan dalam lagu "Nyawa dan Harapan". Melalui karyanya itu, ia tidak hanya ingin mengajak pendengar menikmati musik, tetapi juga mengingatkan bahwa menjaga alam berarti turut menjaga kehidupan yang bergantung padanya.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IHSG Sesi I Lanjutkan Pelemahan ke 5.032, Sektor Bahan Baku Turun 3,13 Persen
• 19 jam lalu
0
thumb
Prabowo Singgung Kelompok Tak Suka Pancasila: Ini Sumber Perpecahan
• 6 jam lalu
0
thumb
KICK-OFF KOSABANGSA 2026: Sinergi UNM dan Unsulbar Hadirkan Inovasi Teknologi Pirolisis Kemiri untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Majene
• 14 jam lalu
0
thumb
Berpulang di Usia 86 Tahun, Patrick Stewart Ternyata Alami Penyakit...
• 6 jam lalu
0
thumb
Eksekusi Lahan 32 Hektare di Deli Serdang Ricuh, Polisi dan Warga Terluka |BERITA UTAMA
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.