Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta mengambil langkah banding atas sanksi larangan bermain dalam 10 laga yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI kepada penyerang Mauro Andres Caballero Aguilera.
Keputusan itu berkaitan dengan dugaan tindakan diskriminasi yang melibatkan Mauro saat bersua Bhayangkara FC pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sumpah Pemuda (20/10/2026).
Melalui pernyataan resmi di akun Instagram klub, Jumat (30/10/2026) sore WIB, manajemen PSIM menyampaikan sikap terkait vonis Komdis PSSI bernomor 044/SL/SK/KD-PSSI/X/2026.
"Sebagai klub sepak bola profesional, PSIM Jogja memegang teguh integritas, sportivitas, beserta nilai-nilai keberagaman bangsa. Kami memastikan tidak akan memberi ruang toleransi sedikit pun untuk segala bentuk tindakan rasialis pada situasi apa pun," tulis PSIM.
"Terkait kronologi insiden di lapangan, Mauro sejatinya sebatas merespons ucapan emosional dari pemain lawan saat tensi pertandingan sedang tinggi, tanpa adanya ujaran rasialis," lanjutnya.





Komentar (0)