JAKARTA — Seorang perempuan tewas usai tertemper KRL Commuter Line relasi Rangkasbitung–Tanah Abang di petak jalan antara Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Insiden tersebut sempat menyebabkan tiga perjalanan KRL Green Line mengalami keterlambatan.
"Dapat disampaikan bahwa di petak jalan antara Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang, terjadi penemperan orang terhadap Commuter Line No.1693D (Rangkasbitung - Tanah Abang)," kata Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 11.47 WIB. Korban menderita luka berat usai tertabrak KRL hingga akhirnya dievakuasi ke rumah sakit.
"Korban yang berjenis kelamin perempuan mengalami luka berat, selanjutnya dibawa dengan ambulans ke RSCM," ujarnya.
Pasca-kejadian, petugas langsung melakukan pengecekan terhadap sarana KRL tersebut. Pada pukul 12.00 WIB, Leza memastikan kondisi rangkaian kereta aman dan dapat melanjutkan kembali perjalanannya.
"Petugas KAI Commuter juga melakukan koordinasi dengan Polsek Metro Tanah Abang untuk mengevakuasi korban," ungkapnya.
Ia menambahkan, akibat peristiwa ini, sebanyak tiga perjalanan Commuter Line sempat mengalami keterlambatan berkisar 2 hingga 14 menit. Pihak KAI Commuter pun mengimbau masyarakat untuk senantiasa mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di jalur rel.
(Rahman Asmardika)





Komentar (0)