Siswa MTs di Aceh Barat Dianiaya hingga Digunduli Sekelompok Remaja: Trauma, Keluarga Lapor Polisi

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Seorang siswa madrasah tsanawiyah atau MTs berusia 14 tahun di Kabupaten Aceh Barat diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok remaja. Korban disebut mengalami trauma hingga sempat dibawa keluarganya ke Banda Aceh setelah kejadian tersebut.

Para terduga pelaku bahkan mengambil video perbuatan mereka dan disebar melalui status WhatsApp. Di dalam video itu, korban tampak digunduli oleh sekelompok remaja itu.

Kasus dugaan kekerasan yang terjadi di Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB itu kini telah dilaporkan ke Polres Aceh Barat.

Ayah korban lalu membuat laporan polisi dengan didampingi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Indonesia (YLBH-KI) Perwakilan Aceh Barat pada Kamis (29/10/2026). Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/258/X/2026/SPKT/Polres Aceh Barat/Polda Aceh.

Perwakilan YLBH-KI Aceh Barat, Deni Setiawan, mengatakan korban sempat dibawa ke Banda Aceh setelah kejadian karena mengalami trauma dan merasa tidak nyaman berada di Aceh Barat.

Menurut Deni, berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula ketika korban dijemput di Desa Suak Ribe oleh sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 10 orang. Korban kemudian dibawa ke Desa Lapang.

“Menurut pengakuan korban, korban dibawa dari Desa Suak Ribe ke Desa Lapang, lalu mendapatkan kekerasan, digunduli, bahkan sempat disulut rokok di bagian tubuh,” kata Deni.

Deni menjelaskan, pihaknya menerima informasi kejadian tersebut setelah kerabat keluarga korban mendatangi YLBH-KI dan menceritakan kondisi yang dialami anak tersebut.

Pihaknya kemudian menyarankan agar korban kembali ke Aceh Barat sehingga keluarga dapat membuat laporan polisi dengan pendampingan hukum.

“Setelah kerabat keluarga menemui pihak YLBH-KI Perwakilan Aceh Barat dan menceritakan kejadian tersebut, kami menganjurkan agar korban yang sedang trauma dibawa pulang dari Banda Aceh. Malam ini ayah korban kami dampingi membuat laporan di Polres Aceh Barat,” ujarnya.

Deni berharap laporan tersebut dapat ditindaklanjuti kepolisian untuk mengungkap dugaan kekerasan yang dialami korban dan meminta pihak-pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penanganan laporan maupun identitas terduga pelaku.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Berkali-kali Konser di Indonesia, Ini Perjalanan LANY dari We The Fest hingga SOFT World Tour
• 11 jam lalu
0
thumb
[FULL] Denny Indrayana Cs Beber Suket Wapres Gibran Dibatalkan MA hingga Keanehan di PTUN Jakarta
• 1 jam lalu
0
thumb
Museum NTB Telusuri Asal-Usul Artefak Lombok di Australia, Koleksi Tekstil Banyak Tercatat Berasal dari Bali
• 11 jam lalu
0
thumb
Kementan perkuat kelembagaan ekonomi petani hortikultura 13 kabupaten
• 15 jam lalu
0
thumb
Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.