Kemenekraf perkuat momen Harbolnas tingkatkan transaksi produk lokal 

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berkolaborasi dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) memperkuat momentum Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2026 untuk meningkatkan peluang pemasaran produk ekonomi kreatif lokal melalui platform perdagangan digital.



“Bagi pelaku ekonomi kreatif, Harbolnas dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas sekaligus meningkatkan penjualan melalui kanal digital,” kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.



Riefky mengatakan sejumlah peluang yang dapat dikolaborasikan bersama idEA antara lain penguatan Harbolnas, pembahasan regulasi dan kebijakan, fasilitasi komunikasi dengan berbagai asosiasi, hingga kurasi bersama kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) binaan Kemenekraf dari 21 subsektor ekonomi kreatif.



Peluang kolaborasi tersebut didukung potensi pasar yang tercermin dari capaian Harbolnas 2025. Berdasarkan data yang dipaparkan idEA, nilai transaksi selama periode satu pekan mencapai Rp36,4 triliun.



Dari jumlah tersebut, transaksi produk lokal tercatat sebesar Rp16,6 triliun atau sekitar 45,6 persen. Angka tersebut menunjukkan besarnya potensi pasar domestik bagi produk dalam negeri



Ketua Umum idEA Budi Primawan mengatakan peluang kolaborasi dalam promosi produk kreatif dapat dijajaki melalui koordinasi dengan pelaku usaha yang dinilai sesuai untuk difasilitasi.



Menurut dia, pendekatan promosi perlu mempertimbangkan karakter dan strategi masing-masing pelaku usaha agar kolaborasi yang dijalankan dapat memberikan nilai tambah.



“Kami melihat peluang untuk berkolaborasi dalam promosi dengan mengidentifikasi pelaku usaha ekonomi kreatif yang potensial untuk difasilitasi. Pelaksanaannya tentu perlu menyesuaikan kebutuhan, karakter, dan keputusan masing-masing pelaku usaha. Pada prinsipnya, idEA ingin menghadirkan nilai tambah melalui kolaborasi yang tepat,” ujar Budi.



Harbolnas pertama kali digelar pada 12 Desember 2012 dengan melibatkan enam perusahaan e-commerce yang tergabung dalam idEA. Seiring perkembangannya, kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian, untuk memperluas partisipasi pelaku usaha dan mendorong transaksi belanja daring.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe
• 22 jam lalu
0
thumb
Apresiasi dari Pemerintah Langsung Cair, Atlet Diharapkan Lebih Bijak Manfaatkan Bonus
• 5 jam lalu
0
thumb
Denny Bandingkan Dokumen Gibran dengan Tetangganya yang Lulus UTS Insearch
• 7 jam lalu
0
thumb
OJK Dorong Warga Maros Lebih Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga
• 8 jam lalu
0
thumb
Menko PMK Sugiono Dorong Optimalisasi Dana Haji dan Audit Forensik untuk Tingkatkan Manfaat bagi Jamaah
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.