Seorang pelajar berinisial ALL, menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK) hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Pelajar yang duduk di bangku kelas 2 di SMAN 3 Palopo itu dikeroyok OTK usai mengikuti latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di daerah Islamic Center, Kota Palopo, Sulsel, pada Kamis (29/10) kemarin malam.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka dan sakit pada bagian kepala.
Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marzuki saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Dia mengaku kasus dugaan penganiayaan sementara diselidiki Polres Palopo.
"Iya benar kejadian itu. Orang tuanya itu sudah datang di kantor melapor, tadi malam," kata Marzuki kepada kumparan, Jumat (30/10).
Marzuki masih enggan membeberkan kronologi ataupun motif penganiayaan itu. Kata dia, polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mencari bukti-bukti dengan memeriksa saksi-saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.
"Masih dalam penyelidikan," singkatnya.






Komentar (0)