Pemerintah Tanggung Penuh BPJS PBI untuk Pengobatan Masyarakat Kurang Mampu

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Melalui program BPJS PBI, pemerintah bersama Kemensos dan Kemenkes melancarkan jalannya program agar tepat sasaran bagi yang membutuhkan.

Pemerintah Tanggung Penuh BPJS PBI untuk Pengobatan Masyarakat Kurang Mampu. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Kesejahteraan masyarakat ditentukan dari mutu pelayanan kesehatannya. Melalui program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Penerima Bantuan Iuran (PBI), pemerintah bersama Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan melancarkan jalannya program agar tepat sasaran bagi yang membutuhkan.

Sehingga, pelayanan dan pengobatan tidak lagi jadi hambatan bagi masyarakat yang kurang mampu.

Baca Juga:
Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan

Hal ini dirasakan langsung oleh Deris Susanto, mantan kuli bangunan asal Lebak, Banten, yang dinyatakan gagal ginjal dan sudah menjalani pengobatan sejak 2018 lalu.

Deris dijadwalkan untuk menjalankan prosedur cuci darah dua kali seminggu di Rumah Sakit Kartini di dekat tempat tinggalnya, di Lebak. 

Baca Juga:
Suahasil Suntik Tambahan Anggaran Rp20 Triliun untuk BPJS Kesehatan

Baca Juga:
Anggaran Kesehatan Tembus Rp161,8 Triliun, BPJS Kesehatan Dapat Suntikan Tambahan Rp20 Triliun

Mendengar berita ini tentu membuat anggota keluarganya khawatir. Namun, dengan hadirnya BPJS PBI, seluruh tahapan pengobatannya telah ditanggung oleh pemerintah.

“Dari awal divonis tahun 2018 sampai sekarang, saya tidak pernah dikenai biaya sepeser pun, semuanya gratis. Dulu untuk bergerak saja tidak bisa, sekarang alhamdulillah kondisi membaik dan sudah bisa berjalan lagi,” ujar Deris dalam keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah, Jumat (30/10/2026).

Tak hanya jaminan biaya gratis 100 persen, Deris juga mengapresiasi pelayanan dari tenaga medis yang ramah, cepat, serta tidak membeda-bedakan pasien BPJS dan pasien reguler yang berobat.

Hal ini membuat ketenangan sendiri untuk Deris dan keluarga, karena penanganan penyakitnya dapat ditindak langsung tanpa diskriminasi.

“Di rumah sakit semuanya ramah dan sangat membantu. Tidak ada istilah dibeda-bedakan atau dinomorduakan karena gratis, semuanya dilayani sama rata,” kata Deris.

Deris pun berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang sudah memastikan jalannya program ini. Menurut dia, hadirnya program ini sangat membantu dirinya dan keluarga karena tidak ada biaya yang harus ditanggung dalam perjuangannya menuju kesembuhan.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion
• 23 jam lalu
0
thumb
Duit Pemerasan ke Silmy Karim Berkode Malaikat, Nilainya Rp 100 Juta Per Bulan
• 22 jam lalu
0
thumb
Video: Hashim Imbau Pengusaha Hentikan Praktik Goreng Saham
• 12 jam lalu
0
thumb
Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia, PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group
• 20 jam lalu
0
thumb
Wakil Ketua BEM UI Fathimah Beberkan Alasan Pihaknya Gelar Aksi 2 Kali, Singgung Respons Pemerintah
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.