jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Golkar Idrus Marham berharap kritik dari internal pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto tidak dipandang sebagai upaya melemahkan soliditas.
Sebab, kata Idrus, kritik dari internal sejatinya menjadi instrumen koreksi dalam kerangka penguatan bersama.
BACA JUGA: Kamrussamad Mengapresiasi Kinerja Pemerintah dalam Peningkatan Perekonomian Nasional
Idrus menyampaikan hal itu demi merespons pernyataan anggota DPR RI fraksi Gerindra Kamrussamad yang menyoroti beberapa menteri tak berkinerja maksimal.
"Kalau kritikannya disampaikan dengan niat yang tulus, objektif faktual, jujur dan berkeadilan untuk memperkuat koalisi Merah Putih, bagi suksesnya pemerintahan Prabowo, penguatan itu makin solid," kata Idrus kepada awak media, Jumat (30/10).
BACA JUGA: Peringati HUT Ke-62, Golkar Diingatkan Perkuat Inovasi & Doktrin Kekaryaan
Diketahui, tiga menteri Golkar menjadi sorotan setelah pernyataan Kamrussamad, yakni Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, serta Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Menurut Idrus, kritik dari internal tidak semestinya dipahami sebagai ancaman terhadap kebersamaan.
BACA JUGA: Bantah Hasyim Eks KPU, Doli Golkar Duga Pasal 18 Ayat 3 PKPU 19/2023 Selundupan
Sebaliknya, kata dia, kritik bisa menjadi sarana mengingatkan sesama anggota koalisi terus memperbaiki kekurangan dan memastikan kebijakan Prabowo tereksekusi mulus.
"Presiden telah mengingatkan, bahwa Indonesia itu rumah besar kita bersama, harus dirawat dan dibangun bersama. Kita adalah satu keluarga besar yang harus saling mengingatkan, saling mengkritisi, saling memperkuat, dan saling menbesarkan untuk merawat bangsa ini," ujarnya.
Idrus menuturkan para elite dan tokoh yang berada dalam koalisi pemerintahan, pada dasarnya saling mengenal dan memahami karakter masing-masing.
Dia mencontohkan hubungan Kamrussamad dengan Bahlil yang telah terjalin sejak aktif di organisasi kepemudaan KNPI dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
"Ketika saya menjadi Sekjen Golkar, kami sudah saling memahami, makanya jangan ada permainan antara kita," kata Idrus, lalu tertawa.
Namun, ujar dia, komitmen Golkar untuk mendukung pemerintahan Prabowo tak berubah terlepas dari kritik Kamrussamad.
"Apapun kritikannya, arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bung Bahlil, bahwa apa pun tantangan, apa pun kritikan, kami tidak akan goyah sedikit pun mendukung Pemerintahan Prabowo," ungkapnya.
Dia pun meminta kader Golkar menjadikan kritik sebagai pemacu bekerja lebih proaktif dan memastikan pemerintahan berjalan sesuai agenda Kepala Negara.
"Memacu dan memicu kami untuk berbuat lebih proaktif memastikan sukses periode pertama sebagai eskalator sukses kepemimpinan Prabowo periode kedua," ungkapnya. (ast/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
BACA ARTIKEL LAINNYA... Tangkap Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor, Polisi Jelaskan Kronologi Kejadian
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Aristo Setiawan





Komentar (0)