Tinjau Pelatihan Vokasi, Wamensos Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Dapat Bekal Keterampilan Kerja

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

MAKASSAR, DISWAY.ID - Rakyat melatih para peserta didik keterampilan vokasi seperti pangkas rambut dan tata rias atau makeup artist (MUA), sebagai bekal memasuki dunia kerja. 

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menekankan bahwa pelatihan vokasi sangat penting untuk membekali siswa agar siap bekerja dan mandiri setelah lulus. 

Melalui keterampilan yang sesuai dengan potensi diri, para siswa diharapkan mampu membantu keluarga sekaligus mengembangkan masa depan mereka. 

BACA JUGA:Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Buka Akses Pendidikan Gratis bagi 44 Ribu Anak, Gus Ipul: Saya Terharu

“(Apakah) dia mau melanjutkan sekolah di perguruan tinggi, silakan, karena dia sudah bisa mandiri. Atau dia mau mengembangkan pekerjaannya, silakan,” kata Agus Jabo saat meninjau pelatihan vokasional dan kemandirian siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Rabu, 28 Oktober 2026.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Collins Hair Studio dan diikuti 35 siswa dari berbagai Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan.

Pelatihan berlangsung selama satu minggu mulai Senin, 26 Oktober 2026, dengan peserta dibagi dalam dua kelompok, masing-masing berjumlah 15 dan 20 orang. Sehari sebelum pelatihan dimulai, calon peserta terlebih dahulu mengikuti psikotest.

Pelatihan tersebut mencakup keterampilan tata rias atau makeup artist (MUA), potong rambut, dan penataan rambut sebagai bekal bagi siswa untuk memasuki dunia kerja.

BACA JUGA:Gus Ipul Keluarkan 3 Arahan Penting Kemensos Jelang Akhir Tahun, Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Tak hanya pangkas rambut dan MUA, pelatihan keterampilan kerja lainnya juga akan dilaksanakan secara berkala.

“Kita terus bekerja sama dengan berbagai macam pihak supaya anak-anak memiliki keterampilan, sehingga begitu nanti dia lulus dari SMA, itu sudah bisa terampil, punya bekal untuk bekerja,” ujar Agus Jabo.

Ia menjelaskan, pendidikan di Sekolah Rakyat mencakup tiga proses, yakni rehabilitasi, edukasi, dan vokasi.

Ketiganya diarahkan untuk membentuk siswa yang berkarakter, memiliki pengetahuan, serta menguasai keterampilan.

Bekal tersebut diharapkan menjadi modal bagi siswa untuk memperoleh penghasilan setelah menyelesaikan pendidikan.

Agus Jabo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar lulusan Sekolah Rakyat dapat bekerja terlebih dahulu sehingga mampu membantu orang tua dan membangun kemandirian.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Harga Naik Rp800 Miliar dalam Setahun, Madrid Pantau Eks Pemain Akademinya yang Dilirik Arsenal dan Chelsea
• 17 jam lalu
0
thumb
Anwar Abbas: Gus Yaqut Tidak Miskin, Biasanya Orang Miskin Yang Terima Suap!
• 2 jam lalu
0
thumb
KPK Geledah Enam Perusahaan Terafiliasi PT Djarum
• 11 menit lalu
0
thumb
RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta
• 15 jam lalu
0
thumb
Kim Jong Un Perintahkan Percepatan Pengembangan Drone Militer Korea Utara
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.