Account Officer (AO) menjadi ujung tombak PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam menyalurkan manfaat kepada perempuan prasejahtera yang menggerakkan usaha ultra mikro. Dengan sistem kerja yang lebih terarah, AO dapat memperluas jangkauan pendampingan kepada nasabah.
Untuk mendukung hal tersebut, PNM menghadirkan inovasi bernama Diary AO sebuah aplikasi yang membantu petugas lapangan, yang sebagian besar merupakan lulusan SMA/sederajat, mengelola aktivitas dan pekerjaan harian secara terintegrasi.
Inovasi ini mengantarkan PNM meraih Juara 1 Grand Genba Champion dalam ajang Subsidiaries Forum Q3 2026 tingkat BRI Group yang digelar di Menara BRILian, Jakarta, Kamis (29/10). Mengusung tema "Innovation, Productivity and Efficiency”, forum ini mendorong perusahaan anak BRI menghadirkan inovasi yang berangkat dari kebutuhan di lapangan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis.
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, pencapaian tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap inovasi yang lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Menurutnya, Diary AO memberikan efek berganda karena peningkatan efektivitas kerja petugas lapangan turut membuka peluang bagi PNM untuk memperluas manfaat kepada lebih banyak keluarga prasejahtera.
“Ketika kami membantu AO bekerja lebih terarah, sesungguhnya kami sedang memperluas manfaat bagi lebih banyak keluarga. Diary AO lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, dan kami percaya inovasi terbaik adalah yang membuat teman-teman di lapangan dapat melayani dengan lebih baik. Penghargaan ini mendorong kami untuk terus menghadirkan inovasi yang dampaknya dirasakan hingga ke nasabah,” ujar Kindaris.
Dalam menjalankan tugas sehari-hari, AO perlu mencatat aktivitas, mengatur kunjungan, menghubungi nasabah, hingga menyelesaikan berbagai pekerjaan lainnya. Melalui Diary AO, seluruh aktivitas tersebut terintegrasi dalam satu aplikasi dan disusun berdasarkan prioritas yang diagendakan sistem, mulai dari pengelolaan pipeline calon nasabah potensial, Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM), hingga pengelolaan nasabah yang sudah ada.
Bagi AO baru, aplikasi ini juga membantu mempercepat proses adaptasi. AO dapat lebih mudah memahami lokasi PKM dan melanjutkan pendampingan nasabah secara terstruktur. Setiap aktivitas tercatat dan terpantau dalam sistem sehingga perkembangan, kinerja, serta pencapaian AO dapat dipantau secara lebih menyeluruh.
Baca Juga: Dorong Anak Nasabah Rintis Usaha, PNM Umumkan Tiga Juara Madani Entrepreneurship Academy 2026
Baca Juga: PNM Lansiapreneur Jadi Ruang Berkarya bagi Lansia
Dengan alur kerja yang lebih tertata, waktu kerja AO diharapkan menjadi lebih efektif sehingga mereka dapat meningkatkan kualitas pendampingan usaha dan pemberdayaan nasabah. Pengelolaan pipeline calon nasabah dalam satu aplikasi juga memudahkan AO menjangkau lebih banyak calon penerima manfaat.
Melalui inovasi ini, PNM berupaya memperluas jangkauan pemberdayaan dengan memulai dari hal mendasar, yakni mempermudah pekerjaan AO agar lebih efektif dan terarah. Dengan demikian, peningkatan produktivitas petugas lapangan diharapkan sejalan dengan semakin luasnya akses nasabah terhadap pendampingan dan pemberdayaan usaha.
“Perluasan manfaat bagi nasabah dapat tumbuh dari pekerjaan sehari-hari AO yang dikelola dengan lebih baik. Ini menjadi salah satu langkah kami menjangkau nasabah lebih luas dan memberi dampak yang semakin merata,” tutup Kindaris.






Komentar (0)