AHY Dorong Pemanfaatan Energi Surya di Lingkungan Warga

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meresmikan program PELITA (Penerangan Lingkungan Tenaga Surya) yang diinisiasi Kuda Biru Project di Lapangan Voli Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026) malam.

Program ini memanfaatkan energi matahari sebagai sumber penerangan bagi lingkungan warga. Sebanyak tiga lampu tenaga surya dipasang di Lapangan Voli Petukangan Utara, salah satu fasilitas masyarakat untuk berolahraga dan menggelar berbagai kegiatan bersama. 

Baca Juga :
Transisi Energi Buka Peluang Bisnis, Industri RI Masih Hadapi Tantangan Ini
Pertemuan Dewan ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, Bekal Hadapi Tantangan Global

Kehadiran lampu tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas warga hingga malam hari agar berlangsung lebih aman dan nyaman.

“Di lokasi lapangan voli ini, di Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, berdiri tiga lampu untuk menerangi masyarakat yang berkegiatan. Banyak yang berolahraga di sini, termasuk anak-anak kita. Sore hingga malam hari, mereka kini bisa berolahraga dengan baik, lebih aman, dan tentunya nyaman buat semua,” ujar AHY dikutip Kamis (29/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa lampu yang digunakan dalam program PELITA menyerap dan menyimpan energi matahari pada siang hari, kemudian menyala secara otomatis ketika kondisi mulai gelap. Selain memenuhi kebutuhan penerangan, teknologi ini juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan energi bersih.

“Ini juga bisa dikatakan energi yang bersih karena langsung dengan matahari. Ini adalah masa depan kita,” kata AHY.

Sementara itu, Ketua Kuda Biru Project, Merry Riana, mengatakan program PELITA merupakan perwujudan proyek kemanusiaan yang digagas AHY untuk menghadirkan bantuan penerangan berbasis tenaga surya yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Program ini berawal dari satu titik di Jakarta Barat, kemudian berkembang hingga 25 titik atas arahan AHY, mencakup wilayah Jakarta, Kepulauan Seribu, Bogor, Bekasi, Depok, dan Tangerang Selatan. Merry berharap setiap titik penerangan dapat memberikan manfaat nyata, terutama menghadirkan rasa aman dan ketenangan bagi warga saat beraktivitas maupun pulang ke rumah pada malam hari.

“Kuda Biru Project adalah proyek kemanusiaan yang digagas oleh Pak AHY, dan PELITA ini salah satu perwujudannya. Kalau selama ini kami memberikan bantuan sosial berupa bansos kepada warga prasejahtera, kami juga ingin memberikan bantuan penerangan yang nyata sehingga berkelanjutan, aman, gratis, tanpa listrik, tidak perlu PLN karena sumbernya bukan dari PLN, tetapi dari matahari,” ujar Merry.

Baca Juga :
Ketahanan Energi RI Bukan Cuma Soal Minyak, Ada 2 Faktor Lain yang Tak Kalah Penting
Ogah Diatur Negara Lain, Bahlil Buka Opsi RI Bangun PLTN di Dekat Singapura: Mau Taruh di Mana pun, Apa Urusannya?
Sentilan Menohok Bahlil ke Singapura: Jangan Minta Dihargai Tapi Susah Menghargai, Senang Mengolok-olok!

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
100 Hari Jadi Kepala BGN, Sudaryono Bereskan Calo-Pengadaan Tak Penting
• 12 jam lalu
0
thumb
WOW, GTA VI Bakal Makan 210 GB di PS5, Ini yang Perlu Disiapkan Gamer Sebelum Rilis!
• 2 jam lalu
0
thumb
GOTO Punya Dana Rp2,5 Triliun untuk Buyback Saham hingga 2027
• 2 jam lalu
0
thumb
BSU 2026 Cair November-Desember? Ini Update dari Kemnaker
• 1 jam lalu
0
thumb
Roy Suryo Tunjukkan Dokumen Pendidikan Wapres Gibran yang Seharusnya
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.