Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta merespons cepat laporan penumpang pesawat yang kehilangan berlian Rp 300 juta. Dalam waktu 1x24 jam, berlian berhasil ditemukan.
Peristiwa bermula saat ibu dari RJN bersama keluarga besarnya berada di Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan perjalanan ke Amerika Serikat (AS), pada Selasa (27/10) sekitar pukul 04.30 WIB. Setelah pesawat yang ditumpanginya terbang, korban baru menyadari kalung berliannya hilang.
Korban kemudian menghubungi anaknya untuk membantu mencari kalung tersebut, termasuk memeriksa kendaraan dan kediaman keluarga serta mengecek area bandara yang sebelumnya dilalui. Pada Rabu (28/10/2026), RJN mendatangi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk mencari informasi lebih lanjut.
Setelah berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat, ia diarahkan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan kemudian disampaikan melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bandara Soekarno-Hatta dan ditindaklanjuti oleh personel Satreskrim.
Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik Satreskrim segera melakukan pengecekan rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan rekaman CCTV, petugas mendapati kalung berlian tersebut terjatuh di area selasar keberangkatan internasional Terminal 3 dan diambil oleh seorang pria mengambil kalung tersebut dan memasukkannya ke dalam saku kanan bajunya.
Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan untuk mencari identitas pria tersebut. Petugas kemudian mendapatkan identitas pelaku seorang pria inisial MH yang diduga mengambil kalung berlian tersebut.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kalung berlian tersebut telah dijual ke sebuah toko emas di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang. Petugas selanjutnya mendatangi toko yang disebutkan dan berhasil menemukan serta mengamankan kembali satu buah kalung berlian yang diduga milik korban.
Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Muhammad Esha, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis kepada masyarakat.
"Keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen kami bahwa Polisi bersama masyarakat. Kami berupaya menindaklanjuti setiap laporan secara profesional, melakukan penyelidikan sesuai prosedur, serta mengoptimalkan langkah-langkah yang diperlukan agar masyarakat memperoleh pelayanan dan kepastian penanganan," ujar Esha, Kamis (29/10/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan, ingin melaporkan suatu kejadian, atau menyampaikan pengaduan terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat maupun dugaan tindak pidana.
Sementara itu, RJN menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta atas respons cepat dan profesionalitas dalam menindaklanjuti laporan kehilangan tersebut. Ia juga menyatakan keinginannya agar permasalahan itu diselesaikan secara kekeluargaan.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif, profesional, dan humanis, sejalan dengan semangat 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di lingkungan bandara.
(mea/mea)






Komentar (0)