Pertama Kali Syuting Adegan Kesurupan di Film Hajatan Setan, Ari Irham: Lumayan Cukup Sulit

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Aktor muda, Ari Irham, mendapat tantangan baru saat membintangi film horor terbarunya yang berjudul, Hajatan Setan. Untuk pertama kalinya, ia harus menjalani adegan kesurupan yang menuntutnya menginterpretasikan sosok entitas setan yang merasuki tubuh karakter yang ia perankan.

Ari Irham mengaku tertarik bergabung dalam projek film tersebut karena cerita dan tantangan yang ditawarkan dalam skenario. Salah satunya adalah adegan kesurupan yang belum pernah ia lakukan dalam proyek film sebelumnya.

“Waktu dikasih skenarionya, ada beberapa adegan yang memang belum pernah aku lakuin sebelumnya di beberapa proyek-proyek yang sebelumnya, yaitu kesurupan,” kata Ari saat ditemui di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

“Jadi, itu jadi salah satu tantangan yang menarik buat aku, karena belum pernah mencoba hal itu. Pas tertantang dengan skenarionya, kayak seru aja sih kalau dicoba,” lanjutnya.

Ari mengaku tidak mencari referensi khusus untuk mendalami adegan kesurupan tersebut. Ia memilih mengandalkan interpretasi sendiri dengan bantuan sang sutradara, Eko Kristianto dan rekan-rekan pemain di lokasi syuting.

Menurut Ari, tantangan terbesarnya adalah menggambarkan karakter entitas setan dalam Hajatan Setan ke dalam gerakan dan ekspresi tubuh.

“Interpretasi makhluk entitas setan yang ada di Hajatan Setan itu lumayan cukup sulit buat digambarkan, seperti apa kesurupannya. Jadi, tantangannya di sana, menginterpretasikan makhluk entitas itu menjadi seperti yang ada di sana kalau misalkan si makhluk itu merasuki tubuh manusia,” tuturnya.

Ia kemudian mencoba membayangkan bagaimana tubuh manusia bergerak ketika dirasuki entitas tersebut. Ari juga menyesuaikan gerakannya dengan bentuk makhluk yang digambarkan dalam film.

“Kalau misalkan melihat dari bentuknya dia seperti anjing, ya udah mungkin tangannya dibikin kayak gini, gerakannya dibikin kayak anjing, terus pasti semua badan diperasin semua,” ucap Ari.

Tak hanya harus mendalami karakter, Ari juga menjalani proses syuting yang cukup menguras tenaga. Ia harus menggunakan riasan khusus untuk adegan kesurupan, termasuk prostetik pada wajah dan softlens yang menutupi seluruh bagian mata.

Menurut Ari, proses pemasangan riasan tersebut membutuhkan waktu sekitar dua hingga dua setengah jam. Ia juga harus berganti riasan sesuai kebutuhan adegan.

“Lumayan lama karena kan tangan, terus muka, softlens segala macam. Terus ada prostetik facial di muka yang lainnya,” kata Ari.

Adegan kesurupan yang dijalani Ari juga mengharuskannya menggunakan sling. Baginya, adegan tersebut menjadi salah satu bagian tersulit karena ia harus menjaga keseimbangan sekaligus mempertahankan ekspresi karakter yang tengah kesurupan.

“Semua susah menurut aku, karena pakai sling itu harus jaga keseimbangan. Dan juga harus ekspresinya benar, walaupun ini lumayan cukup sakit di bawah sini karena ketarik sama sling,” ungkap Ari.

Namun, di balik proses syuting yang melelahkan, Ari merasa terbantu oleh suasana di lokasi yang menyenangkan. Ia menyebut rekan-rekan pemain, seperti Alika, Indra, Michelle, dan Freya, membuat proses syuting terasa lebih ringan.

“Di belakang layar kita sering bercanda banget. Tapi pas saat kita take, kita serius banget, all out. Tapi kalau misalnya udah cut, kita ketawa-ketawa lagi,” kata Ari.

Film Hajatan Setan garapan MBK Productions dan Drias Film ini mengangkat kisah kelam tentang tradisi desa yang menyimpan harga yang harus dibayar dengan nyawa.

Film ini diproduseri oleh Budi Yulianto bersama Rendy Gunawan, sementara kursi sutradara diisi oleh Bambang Drias dan Eko Kristianto.

Hajatan Setan juga dibintangi oleh Aktor dan aktris seperti Ari Irham, Luna Maya, Alika Jantinia, Gisellma Firmansyah, Tanta Ginting, Indra Birowo, Asri Welas, Karina Suwandi, Masayu Anastasya, Sita Permata Sari, Abigail Gabriela, hingga Hasan Sule.

Ditambah dukungan teknologi Dolby Atmos yang membuat setiap adegan terdengar semakin nyata, film ini akan tayang di bioskop Indonesia pada 3 Desember 2026.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kelompok Bersenjata Serbu Warga Desa di Nigeria, 62 Orang Tewas
• 21 jam lalu
0
thumb
Populer: Mentan Temukan Oplosan Beras SPHP; 22.662 WP Masuk Pajak Global
• 18 jam lalu
0
thumb
VinFast Tawarkan Diskon hingga Rp5 Juta di GIIAS Makassar
• 16 jam lalu
0
thumb
Penjelasan DJP soal Pembalut Kena PPN Efektif 11%
• 9 jam lalu
0
thumb
Rencana Pembagian Kekuasaan antara Netanyahu dan Eisenkot Muncul ke Permukaan
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.