Mantan Presiden Korsel Kembali Dituntut Hukuman Mati

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Seoul -

Jaksa khusus Korea Selatan (Korsel) menuntut hukuman mati terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol. Tuntutan itu disampaikan dalam sidang banding atas tuduhan pemberontakan yang bermula dari deklarasi darurat militer pada 2024.

Dilansir Xinhua, Kamis (29/10/2026), jaksa independen yang menangani kasus pemberontakan Yoon dan kejahatan terkait lainnya, Tim Cho Eun-suk, meminta hukuman mati bagi Yoon atas tuduhan mengorganisasikan pemberontakan dengan mendeklarasikan status darurat militer yang inkonstitusional meskipun tidak ada perang, insiden, atau keadaan darurat nasional yang setara.

Baca juga: Yoon Suk Yeol's Martial Law Blunder Film Hits Theaters in December

Tuntutan itu sama dengan yang diajukan tim jaksa dalam persidangan tingkat pertama. Pada Februari lalu, pengadilan tingkat pertama menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Yoon.

Berdasarkan undang-undang, pemimpin pemberontakan hanya dapat dijatuhi hukuman mati atau penjara seumur hidup jika terbukti bersalah. Darurat militer tersebut dideklarasikan oleh Yoon pada 3 Desember 2024 malam waktu setempat.

Darurat militer kemudian dicabut kembali beberapa jam kemudian oleh Majelis Nasional Korsel. Mahkamah Konstitusi Korsel kemudian mengabulkan mosi untuk memakzulkan Yoon pada April 2025 yang secara resmi mencopotnya dari jabatan presiden.

Yoon telah didakwa saat berada dalam tahanan pada Januari 2025 sebagai terduga pemimpin pemberontakan. Istri Yoon, Kim Keon Hee, dan sejumlah pejabat di era Yoon juga diadili dan telah dijatuhi hukuman penjara atas berbagai kasus.

Baca juga: Eks Ibu Negara Korsel Dihukum 7 Tahun Penjara Terkait Jual-Beli Jabatan




(haf/imk)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil Carabao Cup: Manchester City Bungkam Brighton 4-3 Lewat Adu Penalti
• 13 jam lalu
0
thumb
Veda Ega Pratama Incar Hasil Bagus di Moto3 Malaysia 2026 usai Kecewa di Australia
• 6 jam lalu
0
thumb
Mahasiswa Trisakti Demo di Patung Kuda, Bawa 3 Tuntutan Ini
• 3 jam lalu
0
thumb
Nafkah Anak dari Insanul Fahmi Tersendat, Wardatina Mawa: Capek, Malas Ribut
• 10 jam lalu
0
thumb
Setahun Sekolah Rakyat, Siswa Raih Ratusan Prestasi Nasional dan Internasional
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.