Polda Metro Amankan 19 Orang Usai Aksi 28 Oktober, Temukan 12 Kaleng Cat Diduga Buat Vandalisme

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Polda Metro Jaya mengamankan 19 orang yang diduga terlibat dalam aksi penyampaian pendapat di Jakarta pada Rabu (28/10). Polisi juga menyita 12 kaleng cat atau bahan pewarna yang diduga akan digunakan untuk vandalisme.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Imron Ermawan mengatakan, 19 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik hingga Kamis (29/10) pagi.

“Kami dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya betul dan membenarkan telah mengamankan 19 orang yang diduga terlibat dalam unras hari Rabu kemarin,” kata Imron saat ditemui di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (29/10).

“19 Orang tersebut sampai pagi ini masih dimintai keterangan oleh para penyidik, dan hasil akhirnya Insyaallah nanti akan di-update kembali siang atau sore nanti,” lanjutnya.

Imron juga membenarkan bahwa polisi mengamankan sejumlah kaleng cat yang diduga akan digunakan untuk melakukan vandalisme saat aksi berlangsung.

“Kami jajaran Polda Metro Jaya telah mengamankan cat atau bahan pewarna yang diduga akan digunakan kemarin untuk vandalisme. Dan alhamdulillah bisa diamankan orang tersebut, terutama barang buktinya berupa cat sebanyak 12,” ujarnya.

Saat ditanya apakah orang yang diamankan terkait dugaan vandalisme berasal dari kalangan mahasiswa atau masyarakat umum, Imron mengatakan polisi masih melakukan pendalaman.

“Masih kami lakukan pendalaman, ya,” jawabnya.

Imron juga mengungkapkan terdapat satu orang yang diamankan berstatus anak di bawah umur. Orang tersebut telah diserahkan kepada Direktorat PPA PPV Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Ada satu. Dan sudah kami serahkan ke Direktorat PPA PPV Krimum Polda Metro Jaya,” kata Imron.

Menurut Imron, anak tersebut diduga hendak mengikuti aksi unjuk rasa, tetapi telah diamankan petugas sebelum mencapai lokasi aksi.

“Diduga akan melaksanakan masa aksi. Tapi di tengah jalan berhasil kami amankan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengamanan tersebut dilakukan sebelum orang yang bersangkutan tiba di titik aksi karena terdapat penyekatan yang dilakukan petugas.

“Karena kami ada penyekatan-penyekatan itu,” kata Imron saat dikonfirmasi apakah anak tersebut sudah sampai di lokasi demonstrasi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan, dalam penanganan aksi pada Rabu (28/10), petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan rencana gangguan selama demonstrasi, termasuk petasan, senjata tajam, dan barang yang diduga akan digunakan untuk vandalisme.

“Terkait tentang adanya 19 orang yang diamankan, diamankan dengan membawa petasan, ada membawa sajam, termasuk ditemukan barang-barang yang akan digunakan untuk vandalisme,” kata Budi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Formula Rahasia Jokowi di 2019 Berpotensi Ditiru Prabowo untuk Cari Cawapres 2029, Apa Itu?
• 13 jam lalu
0
thumb
Rekomendasi Motor Bekas Harga di Bawah Rp5 Juta
• 15 detik lalu
0
thumb
Kalahkan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Resmi Menangkan Ballon d’Or of All Time
• 13 jam lalu
0
thumb
Eksplorasi Seismik di Laut Kalimantan Rampung, SKK Migas Yakin Potensinya Besar
• 6 jam lalu
0
thumb
PSSI Cari Alternatif Uji Coba Timnas Indonesia di Luar Negeri
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.