Indonesia Dorong Transformasi Industri Modern dan Berkelanjutan

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Batang: Transformasi kawasan industri berbasis teknologi dan prinsip keberlanjutan terus didorong untuk memperkuat daya saing industri nasional. Salah satu upaya tersebut tercermin dari pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah, yang memperoleh penghargaan dalam ajang Detik Jateng-Jogja Awards 2026.

KEK Industropolis Batang menerima Anugerah Program Inovasi Pembangunan untuk kategori Tata Kelola Unggul Kawasan Industri Pintar dan Berkelanjutan. Penghargaan itu diberikan di tengah pengembangan infrastruktur kawasan, termasuk Nusantara Ballroom yang dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan acara. Fasilitas tersebut menjadi salah satu sarana untuk mendukung kegiatan dan agenda strategis di kawasan industri.

Pengembangan kawasan industri modern membutuhkan integrasi teknologi dalam pengelolaan infrastruktur dan layanan pendukung. Pendekatan tersebut diterapkan untuk mendukung efisiensi operasional serta kebutuhan investor dan pelaku industri yang beraktivitas di kawasan.

Direktur Utama KEK Industropolis Batang Marfan Trihartiko mengatakan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi pengelola untuk terus mengembangkan kawasan industri yang inovatif dan berkelanjutan.

"Pencapaian ini membangun semangat kami untuk terus berinovasi, mengukuhkan KEK Industropolis Batang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi hijau yang inklusif dan berdaya saing global," ujar Marfan, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 29 Oktober 2026.
 

Baca Juga :

Keseimbangan Ekologi Jadi Hal Penting di Tengah Pesatnya Industrialisasi


(KEK Industropolis Batang menerima Anugerah Program Inovasi Pembangunan. Foto: dok Istimewa)
  Infrastruktur terintegrasi dukung operasional industri
Penguatan infrastruktur menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan KEK Industropolis Batang. Infrastruktur pendukung kawasan meliputi jaringan kelistrikan, distribusi gas bumi, serta pengelolaan air untuk menunjang kebutuhan operasional industri. Integrasi layanan utilitas tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran kegiatan usaha sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya.

Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan utilitas juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan kawasan industri yang memperhatikan aspek lingkungan. Dengan demikian, kebutuhan operasional industri dapat berjalan beriringan dengan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Pengembangan kawasan industri modern tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada tata kelola, efisiensi operasional, dan pengelolaan lingkungan.

Pengembangan kawasan industri berbasis teknologi dan prinsip keberlanjutan diharapkan dapat mendukung peningkatan daya saing industri nasional sekaligus memperkuat kontribusi sektor industri terhadap perekonomian Indonesia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Timnas Indonesia U-15 Masih Terus Melaju di Piala Dunia U-15 2026, Gulung Moldova dan Panama untuk Lolos ke Perempat Final Tier C
• 8 jam lalu
0
thumb
Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Asal Korea di Subang
• 18 jam lalu
0
thumb
Denny Indrayana Cabut Gugatan Suket Gibran, Ungkap Keheranan Pihak Tergugat Justru Keberatan
• 4 jam lalu
0
thumb
Pemkab Tanjung Jabung Barat Desak Aktivasi 6.811 Sambungan Gas Rumah Tangga yang Rampung Dibangun
• 4 jam lalu
0
thumb
Anak Sulit Mengikuti Instruksi, Kapan Perlu ke Psikolog atau Terapis Okupasi? Simak Yuk Moms
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.