100 Hari Kerja, Kepala BGN Paparkan "Transformasi MBG 2.0" hingga Ajak Publik Terlibat

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memaparkan “Transformasi MBG 2.0” di 100 hari kerjanya. Dia memastikan permasalahan yang ditemukan di era sebelumnya dibenahi di MBG 2.0 ini.

Jika sebelumnya ada calo yayasan hingga pengadaan di-mark up, maka di MBG 2.0 ini dipastikan bebas calo dan pengadaan dibenahi.

“Di era sekarang kita bersihkan. Kita tidak peduli itu punya siapa. Selama tidak ada peranan yayasan itu punya siapa kita bersihkan,” tegasnya di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Kemudian, dapur yang tidak layak hingga pangan rawan akan dibenahi melalui diwajibkannya SLHS dapur dan diperkuatnya SOP pangan dari hulu hingga hilir.

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jika di era sebelumnya pengawasan terhadap dapur MBG dan sanksinya lemah, di era ini Sudaryono menegaskan adanya Zoom, sidak dapur, CCTV dapur terkoneksi dengan pusat hingga adanya penindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran.

“Jam kerja kepala dapur dan kepala pengawasan gizi dari jam 2 sampai jam 8 harus di dapur. Setiap hari jam 2-4 bagun, lakukan Zoom manual, diabsen satu per satu setiap hari,” katanya.

“Kami ingin CCTV dikoneksikan ke pusat. Misalnya ada yang cacah kol di lantai, tidak pakai sarung tangan semua CCTV terkoneksi ke BGN sehingga ini bisa diatasi,” sambungnya.

Sudaryono juga memaparkan jika di era sebelumnya BGN bekerja sendirian, kini BGN berkolaborasi dengan sejumlah pihak hingga berharap publik terlibat.

“BGN ingin melibatkan publik seluas-luasnya. Dapur bisa dilihat, dapur bisa dicek orang tua, dicek posyandu, dicek guru. Maka keterlibatan publik kami buka seluas-luasnya,” harapnya.

Hingga 100 hari Sudaryono memimpin, dia meyakini istilah “trust is good, but control is better”. 

“Maka yang kami perkuat selama memimpin, kami bukan hanya trust tapi menjalankan fungsi kontrol. Maka fungsi pengawasan kami perkuat,” terangnya.  

Sudaryono menegaskan pihaknya tidak anti kritik. Menurutnya, setiap orang boleh mengekspresikan pendapat dan harapannya tentang BGN dan MBG. (nsi)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KONI Pusat dan Kemenpora Bahas Persiapan PON 2028 di NTT-NTB serta PON Pantai 2026 di Jakarta
• 17 jam lalu
0
thumb
Sudaryono soal Dugaan Keracunan MBG di Bogor: Saya Sedih dan Menyesal, Kami Zero Tolerance
• 23 jam lalu
0
thumb
Timnas Indonesia Main Kandang di FIFA Matchday November usai Situasi Timur Tengah Tak Menentu? Ini Jawaban Erick Thohir
• 8 jam lalu
0
thumb
Penglihatan Membaik, Putra Sayuti Melik Berhasil Transplantasi Kornea
• 13 jam lalu
0
thumb
DKPP: Aduan Denny Indrayana dkk soal Ijazah Gibran Masih Diverifikasi
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.