Berdasarkan data pasar valuta asing Investing hari ini pukul 09.03 WIB, mata uang rupiah terpantau berada di level Rp18.130,3 per dolar AS, menguat tipis 6,5 poin atau terapresiasi 0,04 persen.
Penguatan terbatas mata uang Garuda tersebut terjadi di tengah melunaknya indeks dolar AS (DXY) yang terkoreksi 0,066 poin (0,06 persen) ke level 101,965 pada pukul 09.04 WIB.
Baca Juga :
Rupiah Melemah dan Yield SBN Tembus 7,5%, Bagaimana Prospek IHSG Hari Ini?Kendati mampu unggul tipis melawan greenback, rupiah justru tak berdaya menghadapi gempuran mayoritas mata uang utama di kawasan Asia. Berdasarkan data perdagangan pukul 09.00 WIB, seluruh valuta regional terpantau kompak menguat terhadap rupiah.
Tekanan terbesar datang dari won Korea Selatan yang melesat paling tinggi sebesar 0,78 persen atau 0,1049 poin ke posisi Rp13,63 per won.
Lonjakan signifikan juga dibukukan oleh dolar Singapura yang terapresiasi 0,23 persen (naik 32,97 poin) ke level Rp14.201,56, yang sekaligus membawanya menyentuh rekor tertinggi dalam rentang 52 minggu terakhir (52-week high) terhadap rupiah.
Mata uang kawasan Asia Tenggara lainnya juga mencatatkan penguatan. Ringgit Malaysia naik 0,35 persen atau 15,55 poin ke level Rp4.469,08, disusul penguatan baht Thailand sebesar 0,12 persen (naik 0,670 poin) ke posisi Rp539,439.
Tren serupa terjadi pada valuta utama Asia Timur lainnya. Yuan Tiongkok tercatat menguat 0,16 persen ke posisi Rp2.728,24, sementara yen Jepang turut naik 0,16 persen ke level Rp115,22 per yen.
Sementara itu, dari pasar komoditas global, harga emas spot (XAU/USD) pada pukul 09.04 WIB terpantau bergerak melandai dengan koreksi tipis 3,57 poin (minus 0,09 persen) ke level USD 4.063,89 per troy ons.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin Sempat Menguat Lawan Dolar AS Pagi Ini, Rupiah Justru Terdesak Mata Uang Regional Klik untuk baca: https://www.medcom.id/ekonomi/keuangan/ob3yjx0K-sempat-menguat-lawan-dolar-as-pagi-ini-rupiah-justru-terdesak-mata-uang-regional
(SAW)






Komentar (0)