Kabar Dipecat Mardiono, Agus PPP Ingatkan Kepatuhan AD/ART

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Agus Suparmanto menyebutkan setiap keputusan terkait kepengurusan internal harus mengikuti AD/ART partai dan perundang-undangan.

Hal tersebut disampaikannya untuk menyikapi informasi dugaan pemecatan dirinya dan Sekretaris Jenderal PPP Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin dari partai oleh ketum Mardiono.

BACA JUGA: Ulama Harap Pemerintah Evaluasi SK, Ketum PPP Diubah Jadi Agus Suparmanto

“Semua ini, kan, berdasarkan aturan. Jadi, dalam organisasi, terkhususnya kepartaian, juga ada AD/ART yang memang harus dipatuhi, baik itu secara administratif maupun aturan main,” kata Agus Suparmanto di kantor PPP, Jakarta, Kamis (29/10).

Agus Suparmanto mengaku belum menerima informasi resmi dari partai soal kabar pemecatan dari PPP oleh Mardiono.

BACA JUGA: PPP Kembali Bergolak, Mardiono Pecat Waketum Agus Suparmanto dan Sekjen Gus Yasin

"Belum ada yang formal resminya bahwa itu ada surat pemecatan,” ujarnya.

Selain itu, Agus Suparmanto menyatakan pihaknya akan mencermati perkembangan lebih lanjut sebelum menentukan langkah lanjutan, termasuk menempuh jalur hukum apabila ada keputusan resmi.

BACA JUGA: Rakornas PPP Tegaskan Dukungan Kebijakan Presiden Jalankan Pasal 33 & 34 UUD 1945

“Artinya, nanti itu jadi masukan juga, khususnya menjadikan pedoman bagi kami, karena kami masih memegang SK Kementerian Hukum dan HAM, jadi patokan kami ke sana,” tambahnya.

Agus Suparmanto pun mempertanyakan keabsahan forum yang disebut sebagai dasar pemecatan ketika tidak sesuai dengan AD/ART.

Menurutnya, komunikasi dan pemberitahuan seharusnya dilakukan ketika ada agenda rapat atau keputusan penting di tingkat DPP.

“Saya rasa tidak ada. Jadi harusnya kan ada pemberitahuan dan sebagainya. Bahkan kalau ada rapat DPP harian, saya kebanyakan tidak diinfokan masalah itu,” tutupnya. (ast/jpnn)


Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Demo Ricuh Dekat Halte Tosari, Polisi Bermotor dan Bertameng Dikerahkan
• 17 jam lalu
0
thumb
Uni Eropa Menyita Hampir 200 Juta Barang Palsu, Lebih dari 40% Berasal dari Tiongkok
• 18 jam lalu
0
thumb
Timnas Indonesia Masih Cari Lawan Pengganti 2 Negara Timur Tengah untuk FIFA Matchday November 2026, Keputusan 1-2 Hari
• 1 jam lalu
0
thumb
Pemilu Israel Makin Sengit, Netanyahu Butuh 4 Kursi Lagi untuk Kuasai Parlemen
• 22 jam lalu
0
thumb
Kepala BP BUMN Tinjau Progres Pembangunan Stadion H Agus Salim Garapan Hutama Karya di Padang
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.