Hasil Hitung Suara Sementara Pemilu Israel 2026: Benjamin Netanyahu Ungguli Gadi Eisenkot

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Tel Aviv, tvOnenews.com — Petahana Benjamin Netanyahu unggul tipis atas pesaingnya yakni Gadi Eisenkot dalam hasil hitung suara sementara Pemilu Israel 2026.

Penghitungan suara dalam Pemilu Israel 2026 sejauh ini baru mencapai 86 persen dari total keseluruhan, sehingga hasil akhir bisa saja berubah ketika semuanya selesai.

Pemilu Israel 2026 yang berlangsung secara demokratis pada Rabu 28 Oktober kemarin menarik atensi warga dunia. Pasalnya, kedua pemimpin ini membawa janji masing-masing.

Mulai dari komitmen persahabatan dengan AS lewat Presiden Donald Trump, eskalasi Timur Tengah lawan Iran hingga nasib warga Palestina yang dipertanyakan.

Yang cukup menarik adalah bagaimana peningkatan partisipasi dalam Pemilu Israel 2026 dan menjadi angka tertinggi selama kurun waktu dua dekade terakhir.

Bahkan, hampir separuh dari keseluruhan pemilih yang datang dalam Pemilu Israel 2026 adalah anak-anak muda dengan kurang lebih 640 ribu Gen Z ikut ambil bagian.

Netanyahu Ungguli Eisenkot

Benjamin Netanyahu saat tunaikan hak suaranya dalam Pemilu Israel 2026
Sumber :
  • YONATAN SINDEL/Pool via REUTERS

Dengan jumlah pemilih yang mencapai rekor tertinggi, Reuters menyebut jika proses perhitungan suara dalam Pemilu Israel 2026 telah mencapai 86 persen.

Tiga stasiun televisi Israel memperkirakan blok Netanyahu yang diikuti partai sayap kanan, sayap kanan jauh, dan ultra-Ortodoks akan memenangkan 53 kursi di parlemen.

Sementara itu, blok oposisi yang dikomandoi oleh pensiunan jenderal IDF Gadi Eisenkot  tertinggal tipis dari Benjamin Netanyahu dengan hanya 48 kursi. 

Meski Netanyahu unggul tipis, namun faktanya proses pemilu di Israel cukup rumit. Kubu petahana dari Partai Likud gagal mencapai target 61 kursi untuk parlemen.

Maka dari itu, jalan yang mesti diambil Netanyahu untuk memenuhi suara di parlemen adalah bergantung pada kemampuannya untuk menarik para pesaingnya ke dalam koalisi.

Sebelumnya, citra Benjamin Netanyahu mulai tercoreng seiring dengan krisis kepercayaan generasi muda terhadap kepemimpinannya selama hampir dua dekade.

Ditambah lagi dengan isu keamanan di Israel buntut klaim serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 silam yang dianggap sebagai tanggung jawab penuh dari Netanyahu.

Namun di Pemilu 2026 ini, anggapan di atas tampak tak terlihat. Netanyahu justru berhasil memenangkan dukungan mayoritas Yahudi Israel yang tak terduga dan muncul sebagai pemimpin blok terbesar.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BSI (BRIS) Bersiap Buyback Rp 500 Miliar, Free Float Saham Masih 9,3%
• 34 menit lalu
0
thumb
Samsung Sindir iPhone Duo Lewat Iklan Apel Gagal Melipat, Galaxy Z Fold 8 Diklaim Lebih Tipis
• 9 jam lalu
0
thumb
Hasil Carabao Cup: Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Mamardashvili Jadi Penentu
• 3 jam lalu
0
thumb
Apes! Gadis di Jember Dianiaya Pria Kenalan Medsos saat Kopdar, Motor Raib
• 19 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Alihkan Pengadaan Impor Migas ke Lemigas, Bahlil Sebut Tak akan Bebani APBN
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.