Perkuat Karakter Kader, NasDem Gelar Sekolah Pemikiran Bung Hatta

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Partai NasDem menggelar sekolah kelas khusus pemikiran Bung Hatta di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (28/10).

Kegiatan tersebut diharapkam bisa memperkuat karakter dan integritas para kader NasDem.

BACA JUGA: MKD DPR Diminta Beri Kejelasan soal Dugaan KDRT Legislator NasDem

Dalam kegiatan tersebut NasDem menggandeng Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) dan.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan acara ini merupakan kelas mandiri pertama dalam program Sekolah Pemikiran Bung Hatta.

BACA JUGA: Elektabilitas Anies Konsisten di 3 Besar, NasDem Siap Mengusung?

NasDem, kata dia, terus mengembangkan tradisi diskusi dan literasi.

“Ini terus-menerus kami upayakan baik diskusi buku, bedah buku maupun bedah film sebagai bagian dari upaya kami menuju partai modern yang sesungguhnya,” kata Hermawi dalam siaran persnya.

BACA JUGA: Lantik DPP Petani NasDem, Paloh Ingatkan Penyelarasan Asta Cita Prabowo

Dia menambahkan kegiatan ini diikuti 50 kader NasDem yang menduduki posisi pimpinan maupun anggota legislatif dari wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Hatta Halida Hatta mengatakan pemikiran Bung Hatta relevan sebagai landasan kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan bangsa dan masyarakat.

“Bagaimana seorang pemimpin mempunyai visi dan misi untuk kenegaraan dan kemasyarakatan. Ini penting untuk membangun jiwa bangsa dan karakter bangsa untuk menjadikan Indonesia bermartabat dan berkualitas hidupnya,” ujar Halida.

Menurut dia, forum ini bukan sekadar ruang belajar, melainkan upaya membangun semangat bela bangsa dan mengembangkan pemikiran kritis melalui gagasan para pendiri bangsa.

Direktur Eksekutif LP3ES Fahmi Wibawa mengapresiasi inisiatif tersebut.

Menurutnya partai politik modern perlu membangun tradisi riset, literasi, serta kepemimpinan yang berlandaskan integritas dan etika.

“Partai politik yang modern adalah partai politik yang punya kultur teknokrasi, punya kultur riset, punya kultur literasi,” ujar Fahmi.

Dia menilai pendidikan politik berbasis karakter penting di tengah tantangan keteladanan dan dinamika politik menjelang pemilu.

Melalui kegiatan ini, NasDem berupaya menghadirkan kembali pemikiran Bung Hatta sebagai khazanah bangsa sekaligus bahan refleksi bagi kader dalam menjalankan tanggung jawab politik dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. (ddy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terpikat Figur Jokowi, Eks Ketua NasDem Papua Barat Daya Pilih Berlabuh ke PSI


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gegara Kalah Taruhan Domino, Dua Kakak Beradik Bacok Teman hingga Tewas di Aceh Barat Daya
• 20 jam lalu
0
thumb
GA Bebas Murni Dalam Tuduhan Penyerobotan di Toraja, Advokat Lapor Balik Dugaan Pemalsuan Dukumen Sertifikat Oleh Petrus Patanggu
• 9 jam lalu
0
thumb
Sarwendah Ajukan 70 Bukti Surat di Sidang Hak Asuh Anak, Termasuk Keterangan Medis Ruben Onsu
• 13 jam lalu
0
thumb
Jakarta Kota Megapolitan Nomor 1 di Dunia, Kalahkan New York-Tokyo!
• 29 menit lalu
0
thumb
Tito Minta Kementerian PU Prioritaskan Normalisasi Sungai Rawan Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.