Lamongan (beritajatim.com) – Mentalitas Persela Lamongan bakal diuji oleh Persipura Jayapura saat kedua tim bersua pada pekan kedelapan Championship 2026/2027 di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (31/10/2026).
Saat ini, Persela tengah berupaya untuk bangkit dari masa-masa sulit setelah rentetan hasil minor dalam tiga laga terakhirnya.
Namun, mereka harus menghadapi tantangan berat dari Persipura. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat dua kemenangan besar dalam dua laga terakhirnya. Masing-masing, menang 1-6 atas PSBS Biak dan 5-1 atas Persiba Balikpapan.
Situasi tersebut berbanding terbalik dengan kondisi tuan rumah. Setelah mengawali kompetisi dengan empat kemenangan beruntun, performa Persela justru menurun dalam tiga pertandingan terakhir. Tim besutan Bima Sakti itu bermain imbang melawan Deltras FC, kalah dari RANS Nusantara FC, dan ditahan imbang saat menjamu De Red FC.
Penurunan performa Persela itu pun menuai kritik dari pendukung fanatiknya. Mereka menuntut skuad asuhan Bima Sakti segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.
Sang juru taktik, Bima Sakti, tak menampik bahwa tiga laga yang dilalui tanpa kemenangan membuat anak asuhnya terpuruk secara psikologis.
Namun, Bima optimistis Persela bisa segera bangkit. Sebab, musim lalu tim yang bermarkas di Stadion Surajaya itu mampu bangkit dari situasi yang lebih buruk daripada sekadar puasa kemenangan.
“Ya. Situasi ini sudah pernah saya alami waktu pertama kali saya datang ke Lamongan bulan Desember 2025. Kondisinya juga hampir sama, bahkan lebih parah sebenarnya, dengan situasi pergantian manajemen. Tapi dengan kerja keras dari manajemen, tim pelatih dan pemain yang mau berubah, kita akhirnya bisa bangkit saat itu,” kata Bima.
Pelajaran dari keterpurukan musim lalu tersebut diharapkan Bima dapat memotivasi anak asuhnya untuk segera kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya, seperti di awal musim.
“Saya pikir bisa gitu. Dan mereka bisa sebenarnya, karena di empat pertandingan awal kemarin bagus grafiknya, menang-menang bahkan kita menang di Barito, saya pikir itu bukan kebetulan. Cuma sekarang memang momennya ini bagaimana kita bisa bangkit,” ucapnya. (fak/kun)





Komentar (0)