BBNI Rencanakan Buyback Rp547 Miliar hingga Januari 2027

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Perseroan menyebut aksi korporasi ini dilakukan untuk mengimbangi tekanan jual di pasar.

BBNI Rencanakan Buyback Rp547 Miliar hingga Januari 2027 (Foto: dok BNI)

IDXChannel - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau Bank BNI menyiapkan dana maksimal Rp547 miliar untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.

Perseroan menyebut aksi korporasi ini dilakukan untuk mengimbangi tekanan jual di pasar. Buyback akan dilaksanakan secara bertahap maupun sekaligus pada periode 28 Oktober 2026 hingga 27 Januari 2027.

Baca Juga:
GWM Dipangkas, BNI (BBNI) Siap Genjot Kredit Produktif

Dalam prospektus terbaru, Rabu (28/10/2026) nilai buyback tersebut telah mencakup biaya transaksi, termasuk komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya, dengan batas maksimal 0,30 persen.

BNI akan melaksanakan buyback pada harga yang dinilai baik dan wajar oleh perseroan, dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023 serta ketentuan terkait yang berlaku.

Baca Juga:
Respons Dinamika Pasar, BNI (BBNI) Lanjutkan Buyback Saham

Perseroan memastikan, pembelian kembali saham akan menggunakan kas internal, bukan dana hasil penawaran umum maupun dana yang berasal dari pinjaman atau utang dalam bentuk apapun.

Penggunaan dana tersebut juga tidak akan memengaruhi secara signifikan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban yang akan jatuh tempo.

Baca Juga:
Usai Rilis Lapkeu Q3-2026, Simak Prospek Terbaru Saham BBCA, BMRI, dan BBNI

"Pelaksanaan buyback tidak menimbulkan dampak material terhadap biaya operasional maupun laba rugi perseroan. Kinerja keuangan diproyeksikan tetap sejalan dengan target yang telah ditetapkan," tutur manajemen BNI.

Perseroan meyakini memiliki kecukupan modal dan arus kas untuk membiayai buyback sekaligus menjalankan kegiatan usaha.

Adapun saham hasil pembelian kembali akan dialihkan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam POJK Nomor 13 Tahun 2023 dan POJK Nomor 29 Tahun 2023.

Hingga penutupan perdagangan Rabu (28/10/2026) saham BBNI menguat 1,21 persen ke Rp3.350 dengan mencatatkan penurunan 4,29 persen dalam satu bulan dan terkoreksi 23,34 persen secara year to date (ytd).

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mahasiswa Aksi Demo Membubarkan Diri, Arus Lalin di UOB Mulai Dibuka
• 3 jam lalu
0
thumb
Alasan Mahasiswa di Jakarta Kompak Tak Pakai Almamater Saat Demo
• 5 jam lalu
0
thumb
Timnas Indonesia U-17 Bungkam Malaysia 2-0, Modal Positif Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027
• 1 jam lalu
0
thumb
Demokrasi dan Kebebasan Berpendapat Jadi Sorotan Aksi Komite Sadar di Hari Sumpah Pemuda
• 16 jam lalu
0
thumb
Jalan Saleh Danasasmita Bogor dibuka terbatas selama uji coba
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.