Ortuseight Kembangkan 6 Model Sepatu Lari, Ini Perbedaan Fungsinya

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Tangerang: Perkembangan olahraga lari mendorong kebutuhan perlengkapan yang semakin beragam. Selain berlari di jalan beraspal, pelari kini juga menjajal lintasan alam dengan kontur, elevasi, dan permukaan yang lebih menantang. Perubahan ini turut memengaruhi pengembangan sepatu lari, termasuk di Indonesia.

Melihat kebutuhan tersebut, Ortuseight Running memperluas pengembangan produknya melalui koleksi Spring 2027. Dalam peluncuran bertema “ORTUSEIGHT: FROM ROAD TO TRAIL” di Harris Hotel & Convention Serpong, Tangerang, Kamis, 22 Oktober 2026, perusahaan memperkenalkan enam model sepatu yang terbagi dalam kategori road running dan trail running.

Tiga model untuk jalan beraspal terdiri dari Hyperfuse 4.0, Hypersonic 3.0, dan Lunar 2.0. Sementara itu, kategori trail running mencakup TerraFUSE, TerraGLIDE, dan TerraPEAK.

Pengembangan kedua kategori tersebut memperlihatkan upaya Ortuseight menghadirkan pilihan sepatu berdasarkan karakter latihan dan medan yang dihadapi pelari.
  Kebutuhan Latihan Memengaruhi Pengembangan Sepatu
Dalam kategori road running, Ortuseight mengembangkan tiga model dengan fungsi berbeda. Pendekatan ini berangkat dari kebutuhan pelari yang tidak hanya berfokus pada perlombaan, tetapi juga menjalani latihan secara rutin.

Hyperfuse 4.0 dikembangkan sebagai sepatu latihan harian atau *all-rounder trainer*. Lini yang mulai dikembangkan sejak 2021 ini terus mengalami pembaruan untuk memenuhi kebutuhan penggunaan rutin.

Sementara itu, Hypersonic 3.0 mengusung konsep TRACER atau Training and Racing Shoes. Model ini dirancang untuk mengakomodasi latihan dan kompetisi dalam satu sepatu, sekaligus melanjutkan pengembangan teknologi carbon plate pada lini Hypersonic.

Adapun Lunar 2.0 mengalami perubahan posisi dari daily trainer menjadi Super Performance Trainer. Pembaruan material busa atau foam dan konstruksi bagian atas sepatu (upper) diarahkan untuk meningkatkan responsivitas serta menghadirkan transisi langkah yang lebih ringan.

Perbedaan karakter ketiga model tersebut mencerminkan beragam kebutuhan pelari dalam menjalani program latihan. Pemilihan sepatu pun berkaitan dengan tujuan penggunaan, intensitas latihan, dan preferensi masing-masing pelari.
  Medan Trail Butuh Pendekatan Berbeda
Pengembangan sepatu lari tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan di jalan beraspal. Pada lintasan trail, variasi permukaan tanah, perubahan elevasi, dan kondisi jalur membuat kebutuhan sepatu berbeda dari lari di jalan raya.

Untuk kategori ini, Ortuseight memperkenalkan TerraFUSE, TerraGLIDE, dan TerraPEAK. Ketiganya dikembangkan dengan memperhatikan aspek traksi, perlindungan bagian depan sepatu (toe cap), serta pola tonjolan pada sol luar (outsole lug pattern).

Aspek tersebut berkaitan dengan kebutuhan cengkeraman dan perlindungan ketika pelari menghadapi permukaan lintasan yang tidak seragam. Karakter sepatu trail juga perlu disesuaikan dengan kondisi jalur yang akan ditempuh, sehingga kebutuhan pelari di medan tertentu belum tentu sama dengan kebutuhan di jalur lainnya.

Dalam peluncuran koleksi Spring 2027, Ortuseight turut menghadirkan atlet trail running untuk berbagi pengalaman mengenai kebutuhan perlengkapan saat menghadapi berbagai karakter lintasan.
  Pengembangan Produk Melibatkan Tim Internal dan Praktisi
Peluncuran koleksi terbaru ini juga menjadi kesempatan bagi Ortuseight untuk memaparkan proses pengembangan produknya.

Yuda Amardika selaku Senior Brand Communication Manager, bersama Octrisany D. Putra dan Teguh Sarwoko dari tim Product Development, membahas pengembangan Hyperfuse 4.0.

Sementara itu, Mike Trees, Product Engineer Ortuseight yang turut berkontribusi dalam pengembangan Hypersonic 2.0, Hypersonic 2.1, Hyperfit, dan lini Track & Field, mengulas Hypersonic 3.0.

Untuk Lunar 2.0, pembahasan melibatkan Coach Andy Wibowo, yang juga berkontribusi dalam pengembangan Solar dan Hyperglide 4.0.

Keterlibatan tim pengembangan produk dan praktisi olahraga tersebut menunjukkan bahwa pengembangan sepatu lari tidak hanya berkaitan dengan material dan konstruksi, tetapi juga dengan kebutuhan penggunaan di lapangan.
  Dari Satu Model Unggulan ke Beragam Kebutuhan Pelari
Senior Brand Communication Manager Ortuseight, Yuda Amardika, mengatakan perusahaan memilih mengembangkan beberapa model dengan fungsi berbeda, alih-alih hanya mengandalkan satu produk unggulan.

“Ada alasan fundamental mengapa di Spring 2027 ini kami tidak hanya meluncurkan satu hero product, tetapi membangun satu ekosistem. Mulai dari efisiensi langkah melalui Hypersonic 3.0, performa latihan melalui Lunar 2.0, hingga Hyperfuse 4.0 sebagai all-rounder trainer, serta karakter traksi yang spesifik pada TerraFUSE, TerraGLIDE, dan TerraPEAK,” ujar Yuda.

Menurut dia, pendekatan tersebut ditujukan untuk mendukung perjalanan pelari dengan kebutuhan yang berbeda.

“Ambisi kami sederhana: jika setiap lari dimulai dari satu langkah, Ortuseight ingin hadir untuk mendukung setiap langkah berikutnya. From road to trail,” katanya.

Koleksi Spring 2027 menjadi bagian dari pengembangan portofolio Ortuseight di tengah beragamnya kebutuhan pelari, mulai dari latihan rutin di jalan beraspal hingga aktivitas di lintasan alam.

Keenam model tersebut dipasarkan melalui kanal resmi Ortuseight. Informasi produk dapat diakses melalui situs ortuseight.com, aplikasi mobile, toko resmi di marketplace, serta jaringan distribusi perusahaan di Indonesia.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin Ortuseight Kembangkan 6 Model Sepatu Lari, Ini Perbedaan Fungsinya Klik untuk baca: https://www.medcom.id/olahraga/sports-lainnya/GNGGpqrN-ortuseight-kembangkan-6-model-sepatu-lari-ini-perbedaan-fungsinya

(KAH)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Faizal Hafied Minta Presiden Awasi Pelaksanaan UU Perampasan Aset
• 5 jam lalu
0
thumb
Arti Mimpi Gajian Menurut Primbon Jawa, Benarkah Jadi Pertanda Rezeki Melimpah?
• 18 jam lalu
0
thumb
Kenapa Trump Mulai Lembek ke Putin? Solar Rusia Jawabannya!
• 55 menit lalu
0
thumb
Terungkap! Alasan Prabowo Tetapkan PFII di Jakarta, Bali Menyusul
• 1 jam lalu
0
thumb
Karhutla Bisa Diprediksi 6 Bulan Sebelumnya? Ini Riset yang Disiapkan BRIN
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.