Pekerjaan dan Urusan Rumah Menumpuk, Kenali Risiko Burnout pada Perempuan

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Menjalani pekerjaan sekaligus mengurus keluarga dan kebutuhan pribadi bisa menjadi tantangan bagi perempuan. Jika tekanan terus menumpuk, kondisi ini dapat memicu burnout atau kelelahan fisik dan mental akibat stres berkepanjangan.

Survei internal Payuung terhadap lebih dari 40 peserta acara kesehatan mental yang sebagian besar perempuan menunjukkan, 33% responden menyebut beban kerja dan tekanan waktu sebagai faktor yang berkaitan dengan burnout. Sementara itu, 25% lainnya menyebut arahan dan manajemen perusahaan.

Adapun hanya 2% responden yang menyebut gaji sebagai faktor pemicu burnout.

Temuan ini menunjukkan bahwa tekanan di tempat kerja tidak selalu berkaitan dengan penghasilan. Beban kerja, tenggat waktu, dan komunikasi dengan atasan juga dapat memengaruhi kesejahteraan mental.

Afia Fitriati, CEO Payuung dan Fast8 People Hub, mengatakan tekanan dalam kehidupan sehari-hari sering kali saling berkaitan, mulai dari pekerjaan, kondisi keuangan, hingga hubungan dengan lingkungan sekitar.

“Selama lebih dari sepuluh tahun berkecimpung di dunia HR, saya melihat bahwa tekanan finansial, kecemasan terhadap pekerjaan, dan kesehatan mental sering kali saling berhubungan. Kita juga sering merasa harus tetap kuat dan mampu menyelesaikan semuanya sendiri. Padahal, tidak ada salahnya mengakui bahwa kita sedang kewalahan dan membutuhkan dukungan,” ujar Afia.

Menurutnya, kesehatan mental, kondisi finansial, dan karier tidak dapat dipisahkan karena masalah pada satu aspek bisa memengaruhi aspek lainnya.

"Bagi saya, kesehatan mental, kondisi finansial, dan karier bukanlah hal yang berdiri sendiri. Masalah di satu aspek kehidupan bisa memengaruhi aspek lainnya. Karena itu, kami ingin memberikan akses konsultasi yang lebih menyeluruh agar setiap orang punya pilihan untuk mencari dukungan sesuai kebutuhannya," tambah Afia.

Untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan tersebut, Payuung Pribadi meluncurkan layanan konseling dan konsultasi profesional pada 10 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Kesehatan Mental Sedunia.

Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengakses layanan konseling kesehatan mental serta konsultasi keuangan, karier, dan pengembangan bisnis secara daring.

Pengguna dapat memilih profesional sesuai kebutuhan dan jadwal yang tersedia, dengan durasi konsultasi 30 hingga 150 menit. Pada sesi konsultasi pertama di setiap kategori layanan, tersedia pula penawaran gratis selama 15 menit pertama.

 

Melalui layanan ini, masyarakat diharapkan lebih mudah mendapatkan dukungan sesuai persoalan yang dihadapi. Mencari bantuan profesional juga dapat menjadi salah satu langkah untuk menjaga kesejahteraan diri saat menghadapi tekanan sehari-hari. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ramalan 12 Shio Hari Ini, Rabu 28 Oktober 2026: Harimau dan Anjing Berpeluang Beruntung, Ular Perlu Waspada
• 18 jam lalu
0
thumb
Pramono Pastikan Rumput JIS Segera Diperbaiki Usai Dikeluhkan Persija
• 18 jam lalu
0
thumb
Aksi Mahasiswa Peringati Sumpah Pemuda Berhasil Duduki Bundaran HI
• 7 jam lalu
0
thumb
Peringati Sumpah Pemuda, Pemerintah Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan
• 11 jam lalu
0
thumb
BYD Buka Suara Soal Produksi Lokal Model Baru
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.