Ayudiah Rivana, Atlet Silat yang Meninggal Usai Operasi Jari Punya Segudang Prestasi

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Atlet silat asal Kota Semarang Ayudiah Rivana Tridiandinita (19) yang meninggal dunia di tengah ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, adalah atlet berprestasi.

Ayudiah merupakan atlet pencak silat binaan Perguruan Silat Naga Hitam Indonesia. Ia telah meraih sejumlah prestasi dalam berbagai kejuaraan silat.

Yakni, juara pertama International Championship di Bandung pada 2023, juara pertama Tugu Muda Championship pada 2022–2024, serta juara pertama Semarang Open pada 2023–2024.

Prestasi lainnya meliputi juara pertama Piala Sultan Cirebonan pada 2021, juara pertama Pekalongan Championship, dan juara pertama Bengawan Solo Championship. Dan, pada POPDA Kota Semarang 2024, Ayudiah meraih juara kedua.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengaku amat terpukul dengan kematian Ayudiah. Almarhumah merupakan sosok atlet yang tak pantang menyerah serta memiliki perilaku yang sangat baik.

"Kita semua menjadi saksi bahwa Mbak Rivana ini anak yang sangat berbakti kepada orang tuanya, disiplin dalam belajar, berprestasi dalam banyak hal, memiliki banyak teman, mudah bergaul, serta banyak memberikan pengetahuan dan ilmunya kepada orang-orang di sekitarnya,” ujar Agustina di rumah duka di Kelurahan Gedawang, Banyumanik, Rabu (28/10).

Ia menegaskan, perjuangan Ayudiah dalam meraih prestasi patut dikenang. Ia berharap kenangan dan harapan almarhumah dapat menjadi pengingat bagi keluarga serta orang-orang yang mengenalnya.

"Intinya, keinginannya, semua harapannya kita simpan sebagai sebuah kenangan indah bersama Rivana," tegas dia.

Agustina menyampaikan dukacita atas nama warga Kota Semarang, khususnya kalangan olahragawan, kepada orang tua almarhumah Ayudiah.

"Kepada Pak Yovan dan Bu Andi, sekali lagi kami sampaikan rasa belasungkawa dan perasaan duka cita kami seluruh warga Kota Semarang. Dan kami ingin sampaikan bahwa kami bangga memiliki Rivana," kata Agustina.

Untuk diketahui, Ayudiah meninggal dunia pada Rabu (28/10) pagi setelah menjalani operasi atas cedera yang dialaminya saat bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026

Ia mengalami cedera pada ruas jari tengah saat menghadapi babak perempat final melawan atlet Kabupaten Batang pada Senin (26/10) dan menjalani operasi di RS Primaya pada Selasa malam (27/10).

Usai operasi, dokter menyebut keandaan Ayudiah stabil dan baik. Ia juga sempat berkomunikasi dengan keluarganya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
AI Trading Assistant Bantu Analisis Pasar Cepat Tanpa Biaya Token
• 3 jam lalu
0
thumb
Waspada! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Kepri
• 21 jam lalu
0
thumb
Persahabatan Masa Kecil Berubah Rumit, Gisellma Firmansyah Ungkap Sisi Lain Karakter Sekar di Hajatan Setan
• 12 jam lalu
0
thumb
Gempa M5,1 Guncang Yogyakarta Selasa Malam, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
• 18 jam lalu
0
thumb
5 Contoh Teks Singkat Amanat Pembina Upacara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.