Samuel Sueken Akui Tak Pernah Lihat Ijazah Jokowi, tapi Yakin Asli: Saya Percaya Lembaga Negara

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (tengah) menghadiri Rakorda PSI di Bogor di Sentul International Convention Center (SICC) pada Sabtu (24/10/2026). (Sumber: Kompas.com/Tria Sutrisna)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pendiri relawan Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Maret Samuel Sueken, mengakui Joko Widodo (Jokowi) tidak pernah menunjukkan ijazah asli kepadanya.

Namun, Samuel menyakini ijazah Presiden ke-7 RI itu asli, tidak seperti tuduhan Roy Suryo dan kawan-kawan.

Saat memberikan keterangan sebagai saksi pelapor dalam perkara pencemaran nama baik Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (28/10/2026), Samuel mengaku yakin ijazah Jokowi asli karena mantan presiden itu bilang ijazahnya asli.

Baca Juga: Rumah Jokowi Digeruduk Massa, Tuntut Gibran Mengundurkan Diri dari Kursi Wapres

Dalam sidang di PN Jakarta Timur, kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, bertanya ke Samuel Sueken apakah Jokowi pernah menunjukkan ijazah aslinya.

Pertanyaan ini disampaikan Refly Harun karena Samuel Sueken mengaku kenal dekat dengan Jokowi setidaknya sejak 2010. 

"Tadi saksi sepertinya sangat meyakini bahwa ijazah Jokowi asli. Pertanyaan saya adalah apakah saksi pernah melihat ijazah yag dikatakan asli tersebut?" kata Refly Harun dalam sidang.

"Sebelum gelar perkara khusus, belum pernah. Dan pada saat gelar perkara khusus, saya lihat (ijazah Jokowi)," jawab Samuel.

Refly Harun kemudian mempertanyakan mengapa Jokowi tidak pernah menunjukkan ijazah kepada relawan atau orang dekat. Padahal, isu ijazah Jokowi telah ramai diperbincangkan sejak 2020.

Samuel lantas mengatakan bahwa dirinya meyakini Jokowi sebagai "lembaga negara" saat masih menjabat presiden. Ia pun karena itu mempercayai Jokowi.

"Saya ini percaya sama lembaga negara. Saya hidup di Indonesia harus percaya kepada lembaga negara," kata Samuel Sueken.

"Saya juga sudah ngomong ke Pak Jokowi dan Pak Jokowi mengatakan itu (ijazah) benar."

Samuel Sueken dihadirkan ke sidang perkara pencemaran nama baik Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo sebagai saksi pelapor.

Samuel diketahui melaporkan Roy Suryo ke kepolisian pada 5 Mei 2025 atau sebelum laporan Jokowi. Aktivis itu mengaku melaporkan Roy Suryo karena menilai terdapat hasutan dalam pernyataannya.

Selain itu, kata Samuel, isu ijazah palsu yang dilontarkan Roy Suryo juga merugikan dirinya secara pribadi. Sebab, karena isu ijazah tersebut, Samuel menyebut relawan JPKP terpecah belah.

"Yang saya laporkan itu bukan orang, tetapi kejadian, di mana dalam surat laporan saya tertanggal 5 Mei 2025, polisi menulis 'untuk melaporkan dugaan tindak pidana menghasut publik dan mendorong kebencian kepada Pak Jokowi dengan mengatakan bahwa ijazahnya palsu'," kata Samuel Sueken.

Baca Juga: Sidang Kasus Ijazah Jokowi, Kubu Roy Suryo Cecar Lechumanan soal Pelaporan ke Polisi sampai Kerugian
 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • ijazah jokowi
  • maret samuel sueken
  • roy suryo
  • kasus ijazah jokowi
  • sidang roy suryo
  • jokowi tidak tunjukkan ijazah
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bukan Cuma Dinas Kesehatan, Ini Daftar OPD yang Dilibatkan Awasi Dapur MBG
• 7 jam lalu
0
thumb
Menlu Singapura Temui Presiden Prabowo di Hambalang
• 5 jam lalu
0
thumb
Mengenal Rupiah Digital, Masa Depan Uang Indonesia
• 10 jam lalu
0
thumb
Momen Lana Del Rey Bantu Perempuan Korban Kekerasan di Tengah Lampu Merah LA
• 14 jam lalu
0
thumb
Gubernur DKI Imbau Penyampaian Aspirasi di Jakarta Berlangsung Tertib
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.