Kenang Sengitnya Perebutan Gelar Juara MotoGP 2007-2008, Casey Stoner Sebut Taktik Valentino Rossi Ini Tak Mempan Padanya

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Baru-baru ini, Casey Stoner kembali mengenang persaingannya dengan Valentino Rossi saat keduanya menjadi rival dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP.

Stoner dan Rossi terlibat persaingan sengit pada 2007 dan 2008, ketika keduanya sama-sama menjadi kandidat kuat juara dunia.

Musim 2007 menjadi milik Stoner bersama Ducati. Rider Australia itu mengungguli Dani Pedrosa 125 poin dan Rossi 126 poin.

Casey Stoner
Sumber :
  • Instagram @official_cs27

Setahun kemudian, situasinya berbalik, Rossi sukses merebut gelar juara dunia setelah unggul 93 poin atas Stoner dalam klasemen akhir.

Salah satu duel paling ikonik terjadi di Sirkuit Laguna Seca 2008, ketika keduanya terlibat pertarungan sengit sepanjang balapan.

Baru-baru ini, Stoner mengungkap bagaimana Rossi berusaha mempengaruhi lawan melalui pendekatan psikologis di luar lintasan.

Melansir dari laman Crash, hal itu Stoner ungkap saat hadir di acara Trento Festival dello Sport awal bulan ini.

"Hal terpenting yang saya pelajari dari Valentino Rossi adalah memahami karakter para pembalap yang Anda lawan dalam balapan," ujar Stoner.

"Ini tentang memahami taktik mereka, cara mereka bekerja. Valentino suka mencoba mengintimidasi di luar lintasan, dan ini mungkin berhasil di tahun-tahun sebelumnya dengan beberapa rivalnya, tetapi bagi saya itu tidak berhasil, karena itu memberi saya lapisan kekuatan tambahan." lanjutnya.

Valentino Rossi
Sumber :
  • Facebook Valentino Rossi

Stoner menilai Rossi juga sangat piawai membentuk opini publik melalui media.

"Lalu di media, dia sangat pandai membuat orang berpihak pada pendapatnya, arahnya, narasinya," tambah Stoner.

"Dia sangat cerdas dalam hal itu dan sangat terbuka dengan media. Ada begitu banyak aspek dalam apa yang dia lakukan dengan media yang benar-benar membuat saya berpikir tentang bagaimana saya perlu mendekatinya dengan cara yang berbeda." terangnya.

Meski sempat berselisih, Stoner tetap mengakui pengaruh besar Rossi terhadap kariernya dan dunia MotoGP.

"Tentu saja, saya banyak belajar dari Valentino; baik dan buruk. Saya harus menghormati seseorang yang telah mencapai apa yang telah dia capai, dan karakter seperti apa yang dia miliki." ungkap Casey Stoner.

"Saya selalu menjadi penggemar Valentino sampai kami mulai memiliki perbedaan pendapat. Dia adalah sosok yang sangat besar dalam olahraga kita dan [dengan] apa yang telah dia capai. Anda akan bodoh jika tidak mengambil pelajaran dari apa yang mampu dia lakukan." pungkasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pangkas Hambatan Birokrasi, Satgas PRR: Huntap Mulai Dibangun Walau Sertifikat Belum Terbit
• 6 jam lalu
0
thumb
Tusuk Ojol-Sekuriti di Depan Kelab Malam, 2 WNA di Bali Ditangkap Polisi
• 8 jam lalu
0
thumb
Manchester United Mempertahankan Michael Carrick Jelang Laga Kontra Chelsea
• 20 jam lalu
0
thumb
Astra Apresiasi Generasi Muda Inspiratif melalui 17th SATU Indonesia Awards 
• 4 jam lalu
0
thumb
Rumah Pompa Surabaya Hampir Rampung, Eri Optimistis Musim Hujan Aman dari Genangan
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.