DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Sebelum 15 Desember

liputan6.com
9 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menuturkan, DPR telah menghimpun masukan dari 86 narasumber terkait RUU Perampasan Aset.

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dijadwalkan berlangsung hingga 5 November dan berpeluang diperpanjang sampai 11 November. Setelah itu, Panja akan menggelar rapat kerja untuk membahas substansi RUU.

Advertisement

BACA JUGA: DPR Wanti-wanti Potensi Kepentingan Asing di RUU Perampasan Aset

Ia berharap pembahasan dapat rampung lebih cepat dari target 15 Desember 2026.

“Semoga bisa lebih cepat sesuai yang dijanjikan oleh Pak Profesor Sufmi Dasco, itu tanggal 15 Desember. Mudah-mudahan bisa lebih cepat,” kata Sahroni usai menghadiri rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi III DPR bersama sejumlah kalangan advokat, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Meski demikian, Sahroni menegaskan bahwa Komisi III DPR belum mulai membahas RUU tersebut pasal demi pasal. Seluruh masukan dari narasumber masih akan dikaji terlebih dahulu sebelum dirumuskan ke dalam draf pembahasan.

“Setelah dikaji, baru dimasukin draf. Kami belum menyusun draf tersebut, tapi akan mengkaji terus apa yang menjadikan hasil RDPU selama ini,” ujarnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Demo 28 Oktober, Presiden KSPN Ajak Massa Jaga Persatuan Sesuai Sumpah Pemuda
• 21 jam lalu
0
thumb
Satu prajurit Kopassus jadi tersangka kasus lalai menggunakan senjata
• 19 jam lalu
0
thumb
Advokat Usulkan Pembentukan Pusat Perampasan Aset Independen
• 8 jam lalu
0
thumb
KPK Cecar Direktur BNPB Terkait Pemberian dari Swasta di Kasus Dana Bencana
• 4 jam lalu
0
thumb
Kunjungi Sumut, Menteri Jumhur Serukan Penyelamatan Ekosistem Lingkungan Danau Toba
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.