Gubernur Jakarta Pramono Anung menginstruksikan jajaran Wali Kota bersama Asisten Pemerintahan untuk turun langsung mengawasi proses penataan di Kampung Tanah Harapan. Langkah ini ditujukan guna memastikan belasan proyek perbaikan fasilitas permukiman yang sempat tertunda dapat segera diselesaikan secara tuntas.
Pramono mencatat, dari total 34 pekerjaan perbaikan dan penyempurnaan yang telah didata sebelumnya, saat ini baru 18 proyek yang berhasil dirampungkan. Sementara itu, sebanyak 16 pekerjaan fisik lainnya masih menanti penyelesaian.
"Sekarang ini sudah selesai 18, masih ada 16 yang belum terselesaikan. Saya meminta kepada Wali Kota dan juga Asisten Pemerintahan untuk menyelesaikan sekaligus mengawasi," tegas Pramono dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 28 Oktober 2026.
Baca Juga :
Pramono Tegaskan Tiket Ancol Tak Gratis untuk Semua MasyarakatMelihat letak permukiman yang kini semakin strategis dan bernilai tinggi (premium), Pramono turut mewanti-wanti warga setempat untuk mempertahankan hunian mereka. Ia berpesan agar aset yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun tersebut tidak dialihkan atau dijual kepada orang lain.
"Jangan kemudian sudah dengan susah payah begitu lama, sekarang sudah bisa ditempatin, ditinggalin, kemudian apa, bisa diambil oleh orang lain. Dijual dan sebagainya. Saya berharap betul, mudah-mudahan apa yang dimiliki oleh warga ini dijaga," pungkasnya.





Komentar (0)