Pramono Anung Janji Buka-bukaan Soal Penggunaan Pajak di Jakarta

wartaekonomi.co.id
14 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan dirinya bertanggung jawab atas penggunaan pajak yang dibayarkan masyarakat Jakarta. Ia memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terbuka mengenai pemanfaatan penerimaan tersebut, mulai dari sektor kesehatan hingga pendidikan.

“Dengan demikian, saya bertanggung jawab atas pembayaran pajak yang ada, maka kami wujudkan secara terbuka, transparan, digunakan untuk apa” kata Pramono di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (26/10/2026).

Pramono mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang baik harus memberikan dampak bagi masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan. Karena itu, Pemprov DKI tetap memberikan perhatian khusus terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial.

Ia mencontohkan, sebanyak 44 puskesmas di Jakarta telah selesai dibangun. Namun, sejumlah puskesmas pembantu masih membutuhkan perbaikan, termasuk dua fasilitas di wilayah Taman Sari.

“Misalnya untuk puskesmas, sekarang ini 44 puskesmas sudah selesai. Tetapi pembantu puskesmas masih ada beberapa yang perlu dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Pramono memastikan Pemprov DKI akan terus memperbarui informasi mengenai penggunaan pajak, termasuk anggaran untuk pembangunan sekolah. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui ke mana uang pajak yang mereka bayarkan digunakan.

“Sehingga dengan demikian, masyarakat ataupun siapapun yang membayar pajak, secara terbuka kami akan update,” tuturnya.

Baca Juga: Dari Pembakar Hutan ke Pengemplang Pajak? RI Ingin Perluas Kerja Sama dengan Singapura

Sebelumnya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Lusiana Herawati menyampaikan realisasi penerimaan pajak daerah hingga 14 Oktober 2026 mencapai Rp36,1 triliun atau sekitar 73% dari target.

“Alhamdulillah pajak DKI sampai dengan tanggal 14 Oktober kemarin sudah terealisasi sekitar 36,1 triliun, jadi sekitar 73%,” ungkap Lusi.

Lusiana mengatakan penerimaan pajak digunakan untuk menopang pembangunan dan pelayanan publik, di antaranya rehabilitasi gedung sekolah, perbaikan taman, serta pemberian bantuan pendidikan melalui KJP Plus dan KJMU.

“Kalau kita lihat sekarang ini kan banyak sekali yang sudah dilakukan oleh Pemprov DKI, ada rehab sekolah, kemudian taman-taman juga diperbaiki, penerima KJP Plus, KJMU juga tetap kita berikan. Itu semuanya berasal dari pendapatan pajak,” pungkasnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Arsenal Tersingkir dari Carabao Cup, Kalah Penalti dari Klub Divisi Empat Fleetwood Town
• 19 jam lalu
0
thumb
KDM Dorong Digitalisasi Pilkades, Seluruh Desa di Jabar Bakal Gunakan E-Voting
• 16 jam lalu
0
thumb
Kopi Cangkruk 2026, SAPMA PP Surabaya Dorong Pemuda Berani Berdialog dan Berpikir Kritis
• 2 jam lalu
0
thumb
Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia
• 1 jam lalu
0
thumb
Jokowi Akan Dipanggil ke Sidang Ijazah, Ajudan: Insya Allah Kami Datang
• 1 menit lalu
0
Berhasil disimpan.