Danantara Targetkan Restrukturisasi PTPN I Dimulai 1 Januari 2027

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

BPI Danantara Indonesia bersama BP BUMN mempercepat agenda restrukturisasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I).

Danantara Targetkan Restrukturisasi PTPN I Dimulai 1 Januari 2027. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia bersama Badan Pengaturan (BP) BUMN mempercepat agenda restrukturisasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) yang dipatok mulai berjalan efektif pada 1 Januari 2027 demi menyehatkan fundamental bisnis korporasi.

Langkah pembenahan tersebut dimatangkan dalam pertemuan antara pimpinan Danantara dan jajaran Direksi PTPN Group di Wisma Danantara Indonesia, pada baru-baru ini, untuk merapikan portofolio usaha sekaligus meletakkan fondasi pertumbuhan agribisnis berkelanjutan.

Baca Juga:
Perkuat Daya Saing di Sektor Logistik, Begini Strategi PTPN I

"Restrukturisasi PTPN I kami targetkan berjalan efektif per 1 Januari 2027 agar perseroan memiliki kondisi bisnis yang benar-benar sehat dan leluasa mengekspansi usahanya," ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam keterangan resmi dilansir dari laman BP BUMN, Rabu (28/10/2026).

Percepatan restrukturisasi ini melanjutkan tren pemulihan kinerja PTPN I yang pada tahun buku 2025 berhasil membukukan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) positif sebesar Rp1,9 triliun.

Baca Juga:
Anak Usaha PTPN I Produksi 32 Juta Liter Bioetanol Sepanjang 2025

Untuk menjaga momentum penyehatan tersebut, Danantara memfokuskan restrukturisasi pada penataan ulang portofolio aset, pembenahan struktur pembiayaan, hingga penerapan skema transaksi nontunai demi meringankan beban neraca perusahaan.

Baca Juga:
PTPN I Buka Lahan Tanam Sorgum 20 Hektare untuk Bahan Baku Bioetanol

"Prinsipnya seluruh entitas di dalam grup harus sehat, baik PTPN I, PalmCo, maupun SugarCo, sehingga masing-masing memiliki kapasitas finansial yang kuat untuk mengembangkan bisnis secara mandiri," kata Dony.

Pada lini operasional, program penyehatan korporasi ini ditopang oleh peningkatan produktivitas komoditas perkebunan utama penopang PTPN I, khususnya karet, teh, dan kopi.

Baca Juga:
Percepat Kemandirian Pangan dan Energi, Danantara Bidik Hilirisasi BUMN PTPN

Penguatan sinergi antarsubholding di bawah naungan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) yang secara konsolidasi mencetak laba bersih Rp6,39 triliun sepanjang 2025, lantas diharapkan memperlebar ruang penetrasi pasar sekaligus mendongkrak daya saing PTPN Group di tingkat global.

"Penataan menyeluruh ini bukan sekadar mengubah struktur organisasi, melainkan memastikan produktivitas komoditas unggulan meningkat optimal demi memperkuat daya saing perkebunan nasional," ujar Dony.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Yusril Bicara Penyempurnaan Definisi Korupsi Setelah Bertemu Luhut
• 21 jam lalu
0
thumb
Petani Lamandau Hadapi Tantangan Pelestarian Padi Lokal, Perlu Pendampingan Berkelanjutan
• 8 jam lalu
0
thumb
Tak Ada Pemenang Mutlak di Exit Poll, Mungkinkah Partai Anti Netanyahu Gandeng Partai Arab?
• 17 jam lalu
0
thumb
Pramono Pastikan Rumput JIS Segera Diperbaiki Usai Dikeluhkan Persija
• 17 jam lalu
0
thumb
Kongres GPM, Megawati Minta Pengurus Pelajari Pemikiran Bung Karno
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.