Menkomdigi Buka Suara soal Ancaman Pemutusan Kabel Internet RI oleh Politisi Singapura

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid buka suara terkait unggahan politisi yang juga mantan anggota parlemen Singapura, Calvin Cheng Ern Lee terkait kemungkinan pemutusan jalur internet Indonesia. Dalam unggahannya, Menkomdigi meminta masyarakat tidak terpancing emosinya dengan unggahan tersebut. 

Menkomdigi juga menjelaskan bahwa Sebagian besar jalur Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang mendarat di Singapura justru melintasi perairan Indonesia. Jika kabel tersebut terputus maka konektivitas internet Singapura juga terancam lumpuh.

Baca Juga :
Indonesia-Singapura Bentuk Satgas untuk Selidiki Perusahaan Pemicu Karhutla
Viral! Politisi Singapura Singgung Pemutusan Jalur Internet Indonesia

"Kita tidak perlu geram. Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang mendarat di Singapura, tidak sampai dengan tiba-tiba. Sebagian besar jalurnya melalui perairan Indonesia. Jika terpotong atau dipotong, 80% kapasitas konektivitas Singapura juga terancam lumpuh," kata Meutya Hafid dikutip Rabu (28/10/2026). 

Meutya juga menyoroti besarnya potensi pasar digital Indonesia yang dinilai menjadi salah satu faktor penting bagi perusahaan teknologi global dalam menentukan strategi bisnisnya di kawasan Asia Tenggara.

Menurutnya, jumlah penduduk Indonesia yang jauh lebih besar dibandingkan Singapura, serta tingginya jumlah masyarakat yang terhubung ke internet, menjadikan Indonesia pasar yang penting bagi perusahaan teknologi global.

"Penduduk Indonesia jumlahnya 47 kali lipat dari Singapura. 267 juta masyarakat terhubung ke internet. Tanpa angka ini, investor perusahaan teknologi global berpotensi angkat kaki dari Singapura. Kita tidak boleh berpikir kerdil. Infrastruktur digital adalah sektor yang perlu dijaga bersama, tidak hanya untuk kepentingan kedua negara tapi juga untuk konektivitas global," kata dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Politisi Singapura, Calvin Cheng Ern Lee, menjadi sorotan warganet Indonesia setelah unggahannya di akun X miliknya pada 25 Oktober lalu. Dalam unggahan tersebut, ia seolah mengisyaratkan kemungkinan memutus kabel internet yang menghubungkan Indonesia melalui perairan Singapura.

Calvin juga membagikan infografis yang menyebutkan bahwa 90 persen lalu lintas internet internasional Indonesia melewati Singapura. Infografis itu menjelaskan bahwa konektivitas tersebut bergantung pada pusat data (data center), layanan komputasi awan (cloud), dan kabel bawah laut.

"Potong?" tulis Calvin dalam unggahannya, dikutip pada Rabu (28/10/2026).

Dalam unggahan yang sama, Calvin menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mungkin langsung dilakukan. Pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan atas banyaknya komentar dari warganet Indonesia di unggahannya.

Baca Juga :
Di Hadapan Menlu Singapura, Indonesia Janji Prioritaskan Penanganan Karhutla
Di Tengah Hubungan Lagi Menghangat, Menlu Arrmanatha Nasir Terima Kunjungan Menlu Singapura
Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Disebut Tak Picu Konflik, Ini Kata Luhut

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Komisi III Lanjut Bahas RUU Perampasan Aset di Masa Reses, Kini Undang Peradi-AAI
• 13 jam lalu
0
thumb
Hasil Wina Open 2026: Carlos Alcaraz Melangkah ke Babak Kedua usai Singkirkan Karen Khachanov Dua Set Langsung
• 5 jam lalu
0
thumb
CV Bangsa Damai Tambang Galian C Legal yang Dipantau Bapenda, Lancar Bayar Pajak
• 13 jam lalu
0
thumb
Tito Beri Tenggat Sepekan Daerah yang Belum Bentuk Satgas MBG, Bakal Kirim Surat Cinta
• 11 jam lalu
0
thumb
Megawati Hangestri Tantang Mantan Klub, Kapten Red Sparks Kirim Peringatan Tegas
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.