Negara Islam Ini Legalkan Judi, Hadiah Tembus Rp24 Miliar

cnbcindonesia.com
16 jam lalu
Cover Berita
Foto: Matahari terbit di atas cakrawala kota dengan Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia, pada hari berkabut di Dubai, Uni Emirat Arab. (AP/Kamran Jebreili/File Foto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Uni Emirat Arab resmi melegalkan praktik judi untuk pertama kalinya pada 2024 lalu. Jenis judi yang dilegalkan adalah lotre, namun negara yang menetapkan Islam sebagai agama resmi tersebut juga berpotensi melegalkan kasino dan jenis perjudian lainnya. 

Sejak 2020 lalu, UEA sudah membuat sejumlah terobosan yang melonggarkan syariat Islam demi menarik minat investasi asing, termasuk mengizinkan pasangan berbeda jenis kelamin yang belum menikah untuk tinggal serumah serta melonggarkan larangan minuman beralkohol. Terbaru, negara tersebut melegalkan judi.

Baca: 7 Kebiasaan Frugal yang Masih Dilakukan Orang Kaya

Pada Juli 2023, UEA membentuk badan khusus, General Commercial Gaming Regulatory Authority (GCGRA), yang bertugas sebagai badan pengawas judi di negara tersebut.


GCRA sendiri telah memberikan lisensi kepada UEA Lottery, platform lotre yang memberi pemain kesempatan untuk memenangkan hadiah uang tunai melalui berbagai permainan dan undian. Mereka mewajibkan pemain berusia minimal 18 tahun. 

Pada 3 Oktober 2026, UEA Lottery mengumumkan bahwa seorang warga expat asal India, Kishore Pandurang, yang tinggal di UEA memenangkan hadiah 5 juta Dirham atau sekitar Rp24 miliar. 

Baca: Daftar 6 Negara ASEAN Absen Miss Universe 2026, Indonesia Termasuk

"Mimpi saya adalah berkeliling dunia," kata Kishore, saat ditanya soal rencananya usai memenangkan jackpot, seperti dikutip dari Gulf News. 

Di tengah kebahagiaannya tersebut, Kishore menekankan pentingnya bermain lotre secara bertanggung jawab. "Setiap orang harus mengetahui batasan mereka sendiri," katanya. "Mereka harus menetapkan batasan berapa banyak uang yang mereka habiskan."

Mengapa UEA legalkan judi?

Meski Islam merupakan agama resmi, UEA mulai membuka pintu bagi legalisasi perjudian tertentu. Langkah tersebut tak lepas dari ambisi pemerintah untuk mendiversifikasi ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada sektor minyak.

Selain itu, legalisasi judi diharapkan dapat mendongkrak sektor pariwisata. Industri perjudian dinilai berpotensi menarik lebih banyak wisatawan asing, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis perhotelan dan resor mewah.

Baca: Kronologi Ramai-Ramai Perusahaan China "Haramkan" Mbappe, Ini Sebabnya

Di tengah persaingan dengan negara-negara tetangga, seperti Arab Saudi dan Qatar, Dubai juga berupaya memperkuat posisinya sebagai pusat pariwisata dan perdagangan utama di kawasan. Kehadiran industri perjudian yang diatur secara ketat diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.

Kebijakan ini menandai perubahan signifikan di UEA, yang mulai mengizinkan bentuk perjudian tertentu di bawah pengawasan dan regulasi pemerintah yang ketat. Langkah tersebut mencerminkan upaya negara itu menyeimbangkan tradisi hukum dan nilai-nilai Islam yang dianut mayoritas penduduknya dengan ambisi menjadi pusat bisnis dan hiburan global.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Dari Tren ke Kebutuhan, Bisnis Kosmetik Anak Makin Prospek

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Andre Rosiade: Pembangunan Pasar Serikat Batusangkar Dianggarkan Rp 60 M, Ditargetkan Rampung 2027
• 3 jam lalu
0
thumb
Pesan Prabowo di Hari Sumpah Pemuda: Jaga Persatuan dan Perkuat Gotong Royong
• 11 jam lalu
0
thumb
Hasil AFC Champions League 2: Balsa Sekulic Cetak Brace ke Gawang Melbourne Victory, Persib Masih Sempurna di Asia
• 1 jam lalu
0
thumb
Rosan Jajaki Investasi Hilirisasi Aspal Buton hingga Industri Tekstil di China
• 8 jam lalu
0
thumb
Pimpinan Komisi III Harap RUU Perampasan Aset Rampung Sebelum 15 Desember
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.