Tersangka Mutilasi Ibu-Anak di Madiun Disebut Berkepribadian Superior dan Punya IQ Tinggi

metrotvnews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Surabaya: Polisi mengungkap hasil tes psikologi Dwi Bagus Martono (40), tersangka pembunuhan disertai mutilasi terhadap istri siri dan anak berusia empat tahun di Madiun, Jawa Timur. Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan tersangka memiliki kecenderungan kepribadian superior dan tingkat kecerdasan atau IQ yang disebut tinggi.

“Tes psikologi sudah selesai. Ada kecenderungan kepribadian superior,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Kombes Pol Roy Sihombing dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa 27 Oktober 2026.

Roy menjelaskan hasil pemeriksaan tersebut akan dimasukkan ke dalam berkas perkara untuk diserahkan kepada jaksa penuntut umum. 

Dalam kasus ini, polisi menyebut pembunuhan bermula dari pertengkaran antara tersangka dan korban di sebuah hotel di Madiun. Perselisihan itu memicu emosi dan kebencian hingga berujung pada pembunuhan.

Baca Juga :

Motif Tersangka Bunuh Anak Tirinya di Madiun: Takut Jadi Saksi

Roy mengatakan anak korban yang berusia empat tahun turut dibunuh karena tersangka khawatir anak tersebut menjadi saksi atas pembunuhan ibunya.

“Anak ini juga dibunuh karena tersangka takut anak tersebut menjadi saksi,” ujar Roy. 

Polisi mengungkap, setelah kedua korban meninggal dunia, tersangka berupaya menghilangkan jejak. Tersangka diduga merencanakan pembakaran jasad dan membeli mesin penggiling untuk menghancurkan sisa jasad sebelum membuangnya ke sungai.

Mesin penggiling tersebut telah disita dan diperiksa di laboratorium forensik. Penyidik juga menelusuri komunikasi terakhir korban di sebuah hotel hingga menemukan petunjuk yang mengarah kepada tersangka.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BMKG Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem hingga Rob di Sejumlah Wilayah Ini!
• 15 jam lalu
0
thumb
Kemenkeu Siapkan Insentif Rp 1 T untuk Pemda Berprestasi
• 19 jam lalu
0
thumb
Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik
• 20 jam lalu
0
thumb
Jawaban Elegan Pramono Anung Atas Protes Keras Shin Tae-yong dengan Rumput Lapangan JIS, Demi Persija Janjikan Perbaikan
• 14 jam lalu
0
thumb
Revitalisasi Sekolah, Digitalisasi Pendidikan, dan Kesejahteraan Guru Jadi Fokus Perbaikan Pendidikan
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.