BNPB: Malaysia Tawarkan Pesawat Amfibi-Helikopter Atasi Karhutla

detik.com
20 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membahas tawaran bantuan dari Malaysia untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di antaranya satu pesawat amfibi CL-415MP, satu helikopter Mi-171, serta 44 personel yang terdiri atas awak dan teknisi.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan hal itu dibahas dalam pertemuan Kepala BNPB Kristomei Sianturi dengan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Muzafar Shah Mustafa di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Selasa (27/10). Dukungan tersebut akan dikaji lebih lanjut agar sesuai dengan kebutuhan operasi dan kondisi aktual di lapangan.

"Tawaran ini menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk menjajaki dukungan yang dapat menunjang operasi penanganan karhutla di Indonesia," kata Berton dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).

Baca juga: Bahasa Jawa Terdengar di Parlemen Malaysia saat Bahas Karhutla

Berton menyebut selain dukungan operasional, BNPB dan Pemerintah Malaysia menjajaki kerja sama dalam bidang teknologi, meliputi pemantauan dan deteksi dini, pengumpulan serta analisis data, penilaian situasi terdampak, strategi pemadaman, riset dan inovasi. Lalu juga koordinasi teknis hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

BNPB selanjutnya akan berkoordinasi secara teknis dengan Agensi Pengurusan Bencana Negara (NADMA) Malaysia, dengan fasilitasi Kementerian Luar Negeri. Yakni untuk membahas kesesuaian bantuan, kesiapan pengerahan, kebutuhan logistik, prosedur keselamatan penerbangan, serta alternatif dukungan apabila asap tebal dan jarak pandang rendah membatasi efektivitas operasi udara.

"Seluruh bentuk dukungan internasional akan disesuaikan dengan kebutuhan penanganan bencana dan ketentuan yang berlaku, dengan kendali operasi tetap berada pada Pemerintah Indonesia," ungkapnya

Meski demikian, Berton menegaskan penanganan karhutla saat ini dilaksanakan secara terpadu melalui pemadaman darat, pemadaman udara menggunakan helikopter water bombing, serta operasi modifikasi cuaca di bawah koordinasi teknis BNPB bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Baca juga: RI Sambut Usulan PM Malaysia, Siap Kerja Sama Atasi Asap Karhutla

"BNPB berharap kerja sama bilateral Indonesia-Malaysia dapat menghasilkan dukungan konkret yang tepat guna sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana kedua negara," ujarnya.




(azh/azh)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PLTA Siguragura di Toba Mampu Hasilkan Listrik hingga 286 Megawatt
• 23 jam lalu
0
thumb
Mengenal Gadi Eisenkot, Tokoh Oposisi Israel yang Ingin Akhiri Kekuasaan Netanyahu
• 10 jam lalu
0
thumb
Orang Indonesia Bikin Kejutan di Kanada, Alvin Tedjo Kalahkan Wali Kota Petahana!
• 17 jam lalu
0
thumb
Tak Hanya Vaksin Malaria, Prabowo Dorong Teknologi Sampah hingga Energi Limbah Sawit
• 1 jam lalu
0
thumb
Prabowo Ucapkan Selamat atas Kemenangan Lula da Silva di Pilpres Brasil
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.