Inovasi Membangun Negeri 2026 Jadi Ajang Pemda-Swasta Beradu Program

republika.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026 digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, dan tokoh publik yang berkontribusi melalui berbagai inovasi kemajuan Indonesia.

Program ini bertujuan menginspirasi berbagai pihak agar menciptakan perubahan positif.

Baca Juga
  • Keluarga yang Diinginkan Alquran: Cerminan Anak Gadis Terhormat Penyejuk Hati
  • Keluarga yang Diinginkan Alquran: Bagaimana Seharusnya Anak Laki-laki yang Ideal?
  • Keluarga yang Diinginkan Alquran: Jangan Lupakan Peran Vital Saudara Laki-laki dan Perempuan

Penghargaan ini tidak hanya diberi ke pihak pemerintah daerah dan pusat saja, tapi juga pihak swasta.

Adapun para pemenang penghargaan ini diantaranya Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Makassar, Kabupaten Malinau, Kabupaten Situbondo, BP Batam.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dalam pelaksanaan penganugerahan telah melalui proses kurasi, verifikasi, dan analisis terhadap inovasi yang diajukan oleh tim tvOne bersama tenaga ahli dan panelis dari Universitas Bakrie.

Panelis melakukan penilaian untuk melihat pelaksanaan dan kontribusi inovasi sebelum menentukan penerima apresiasi.

"Tentu saja dengan adanya ini para pelaku usaha ataupun pemerintah daerah berlomba-lomba memberikan yang terbaik bagi negara ini," kata Direktur Bisnis, Marketing Sales & Programming tvOne, Maria Goretti Limi pada Senin (26/10/2026).

Program Inovasi Membangun Negeri 2026 ini, sudah masuk seri ke-5 sejak 2023. Hal ini diselenggarakan dengan konsisten setiap tahunnya guna mengapresiasi langkah inovasi pemerintahan daerah dan swasta dalam melayani masyarakat.

"Kita memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah ataupun kepada swasta yang telah banyak berinovasi. Sekarang ini kalau kita lihat produk itu sudah semakin jauh berkembang," ucap Limi.

Diketahui, ada lima kategori dalam penghargaan ini, yaitu:

• Innovation for Public Service

Meliputi Inovasi Keberlanjutan Melalui Sektor Pariwisata, Infrastruktur, Kesehatan, Pendidikan, Inovasi Layanan Transportasi Publik Yang Terjangkau dan Terintegrasi, Inovasi Program Jaminan Sosial Hari Tua, Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Melalui Inovasi Parkir Digital, dan Inovasi Transformasi Pendidikan Wilayah Perbatasan.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mazda 6 Eks Mobil Patwal Dilelang Rp6 Jutaan, Begini Kondisinya
• 1 jam lalu
0
thumb
Fadli Zon Dorong Seniman Eksplorasi Teknologi Digital tanpa Tinggalkan Akar Budaya
• 7 jam lalu
0
thumb
OpenAI Dikabarkan Incar Chip AI Google untuk Penuhi Lonjakan Kebutuhan Komputasi
• 15 jam lalu
0
thumb
Pemkot Cilegon normalisasi tiga tandon untuk kurangi risiko banjir
• 4 jam lalu
0
thumb
Sampel Makanan Diduga Pemicu 481 Siswa Keracunan MBG di Bogor Diuji di Lab
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.